- Home
-
- Luar Negeri
-
- Update Konflik Iran: Drone...
Update Konflik Iran: Drone Hantam Markas Inggris di Siprus
Senin, 02 Mar 2026, 19:08 WIBJAKARTA - Sebuah serangan pesawat tak berawak menghantam pangkalan udara Inggris di Siprus pada Minggu dini hari, menyebabkan kerusakan terbatas tanpa korban jiwa. Insiden tersebut menandai eskalasi signifikan di tengah ketegangan yang melibatkan Iran dan berpotensi menyeret wilayah Uni Eropa ke dalam pusaran konflik yang lebih luas.
Serangan itu mengenai landasan pacu di pangkalan Angkatan Udara Kerajaan RAF Akrotiri, yang terletak di barat daya kota Limassol. Ini merupakan serangan pertama terhadap fasilitas tersebut sejak serangan roket oleh militan Libya pada 1986.
Presiden Siprus Nikos Christodoulides mengatakan drone tipe Shahed buatan Iran menghantam fasilitas militer pada pukul 12.03 pagi waktu setempat dan menyebabkan kerusakan kecil. Ia menegaskan seluruh layanan keamanan berada dalam keadaan siaga penuh.
"Seluruh layanan yang berwenang di republik ini dalam keadaan siaga dan siap beroperasi penuh," katanya.
Belum jelas dari mana drone tersebut diluncurkan. Dua sumber yang berbicara kepada Reuters menyebut satu drone dicegat, sementara laporan awal sempat menyebut adanya drone kedua.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer pada Minggu sebelumnya menyatakan Inggris menerima permintaan Amerika Serikat untuk menggunakan pangkalan militernya dalam serangan defensif terhadap rudal Iran. Namun Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper menegaskan bahwa AS tidak meminta akses ke Akrotiri secara khusus.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyatakan dukungan penuh terhadap negara anggota yang menghadapi ancaman keamanan. Ia menekankan solidaritas blok tersebut terhadap Siprus meskipun negara itu bukan target langsung.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Inggris John Healey mengatakan Inggris telah mencegat dua rudal yang ditembakkan ke arah Siprus sehari sebelumnya, tetapi ia tidak yakin Siprus sengaja dijadikan sasaran. Seorang pejabat Uni Eropa yang tidak disebutkan namanya menyebut Iran diduga berupaya memperluas konflik dan melibatkan pihak Eropa.
Warga sipil di desa Akrotiri yang berdekatan dengan pangkalan sempat mengungsi semalaman. Walikota setempat Pantelis Georgiou mengatakan beberapa warga mencari perlindungan di barak tentara Siprus di Limassol.
Seorang warga bernama Theodoros mengatakan kepada stasiun televisi pemerintah CyBC bahwa ia mendengar ledakan besar sebelum membawa keluarganya meninggalkan rumah. Otoritas pangkalan kemudian menyarankan warga untuk berlindung di tempat sebelum situasi dinyatakan terkendali.
RAF Akrotiri merupakan salah satu dari dua wilayah pangkalan kedaulatan Inggris di Siprus sejak kemerdekaan negara itu pada 1960. Selain fungsi militer, wilayah tersebut juga menjadi tempat tinggal keluarga personel dan memiliki fasilitas intelijen penting di Ayios Nicolaos.
Pangkalan ini sebelumnya digunakan untuk operasi militer Inggris di Irak, Suriah, dan Yaman. Inggris memiliki sekitar 7.000 personel dan anggota keluarga yang bermukim di wilayah pangkalan tersebut, yang mencakup sekitar 99 mil persegi atau kurang dari tiga persen wilayah Siprus.
- konflik timur tengah
- Uni Eropa
- siprus
- serangan drone
- Konflik Iran
- Inggris Raya
- Konflik Iran-Israel
- Konflik AS-Iran
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Indonesia Usul Sidang Darurat DK PBB Gandeng Prancis Terkait Gugurnya Pasukan UNIFIL
-
Jenazah Awak Kapal Thailand Ditemukan Dekat Selat Hormuz
-
Trump Mengaku Bicara dengan Hezbollah dan Netanyahu, Konflik Lebanon Memasuki Babak Baru
-
Lebaran Anak Yatim, Tradisi Berbagi Kebahagiaan Masyarakat Lataling Simeulue
-
PDIP: Gugurnya 8 Prajurit TNI di Lebanon Momentum PBB untuk Bersikap Lebih Tegas
-
Berhasil Diselamatkan, Kopilot Jet AS Dilarikan dari Iran ke Kuwait untuk Perawatan
-
Menkeu Jamin Anggaran Negara Aman meski Pemerintah Lakukan Efisiensi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.