Timur Tengah Bergejolak, Pertamina Komit Jaga Pasokan Energi
Minggu, 01 Mar 2026, 15:28 WIBJAKARTA - Di tengah dinamika geopolitik yang berkembang di kawasan Timur Tengah, PT. Pertamina (Persero) menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas pasokan energi nasional dengan memprioritaskan keselamatan pekerja dan keberlangsungan operasional sebagai fokus utama melalui penguatan mitigasi risiko dan pemantauan intensif.Â
Berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), atau Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) serta otoritas setempat, Pertamina sebagai tulang punggung energi Indonesia memastikan seluruh lini bisnis mulai dari penyediaan minyak mentah, hingga penyediaan kebutuhan BBM dan LPG domestik terus beroperasi secara optimal dan dalam kondisi terkendali.
Pertamina mengidentifikasi tiga unit bisnis strategis yang bersinggungan langsung dengan dinamika di kawasan tersebut, yakni PT Pertamina International Shipping (PIS) Non Captive terkait aktivitas pengangkutan energi global, Pertamina Internasional EP (PIEP) yang menjalankan operasi hulu di Basra, Irak, serta Pertamina Patra Niaga dalam pengadaan minyak mentah dan produk dari sumber di Kawasan Timur Tengah.
Langkah Mitigasi
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyatakan seluruh pekerja, operasional dan armada yang berada di area Timur Tengah termonitor secara intensif. Pertamina juga telah menyiapkan langkah mitigasi risiko serta memperkuat komunikasi dengan Kementerian Luar Negeri, KBRI, KJRI dan otoritas setempat guna menjaga kelancaran operasional dan keamanan kru,âujar Baron.
Pertamina, lanjut Baron, terus memantau perkembangan dinamika energi global dan telah melakukan mitigasi guna memastikan kelancaran rantai pasok global dan ketahanan energi nasional tetap terjaga. Sebagai perusahaan energi terintegrasi, Pertamina memiliki portofolio sumber pasokan minyak mentah, produk BBM, dan LPG yang terdiversifikasi, baik dari produksi dalam negeri maupun dari berbagai negara mitra. Diversifikasi ini memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan suplai di tengah dinamika geopolitik.
Selain itu, Pertamina juga mengoptimalkan operasional kilang domestik untuk menjaga keseimbangan produksi dan distribusi. Dengan pengelolaan pasokan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, perusahaan memastikan ketersediaan BBM dan LPG bagi masyarakat tetap dalam kondisi aman, memadai, dan terkendali.
âSebagai garda terdepan energi nasional, Pertamina memperketat pengawasan dan mengupayakan ketahanan pasokan crude, BBM, dan LPG tetap aman untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Indonesia,â pungkas Baron.
- Pertamina
- Pasokan Energi
- Gejolak Geopolitik
- Kawasan Timur Tengah
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Hotel Ciputra Jakarta Resmi Menerima Sertifikasi Chinese Friendly Hotel dari Ctrip
-
Periode Pascalebaran, PELNI Berikan Diskon Tarif 20% untuk Muatan Kontainer
-
Industri Petrokimia Alami Tekanan, Inaplas Dorong Diversifikasi Bahan Baku untuk Kemandirian
-
JPE Matangkan Persiapan, Siap Hadapi Gresik Phonska Plus di Grand Final Proliga 2026
-
Efisiensi Jadi Kunci, Bos PHE Buka-bukaan Strategi Investasi Migas di Tengah Geopolitik Panas
-
Sejumlah SPBU di Beberapa Wilayah Mulai Antre, Ini Kata Pertamina
-
Film Terbaru "Spider Man: Brand New Day" Ceritakan Babak Selanjutnya Kisah Peter dan MJ
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.