Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Produksi Gabah Sidrap Melonjak, Bulog Sebut Jadi Penopang Pangan Nasional

📅 Minggu, 01 Mar 2026, 03:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Produksi Gabah Sidrap Melonjak, Bulog Sebut Jadi Penopang Pangan Nasional Doc: Antara
Ket. Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif (tengah) menyampaikan pidatonya disela pemberian bantuan permodalan kepada pelaku UMKM dalam kegiatan buka puasa massal dirangkaikan sejumlah acara termasuk tabliq akbar sebagai bagian dari menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Sidrap ke-682 tahun di Pelataran Masjid Agung Pangkajene Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap,

Sidrap - Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Andi Afdal mengapresiasi keberhasilan produksi gabah yang dihasilkan petani di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) Sulawesi Selatan.

"Tidak banyak daerah di Indonesia yang mampu menghasilkan pangan. Sidrap bukan hanya memberi pangan kepada masyarakatnya, tapi ke seluruh masyarakat Indonesia," ujarnya di Sidrap, Sabtu (28/2).

Menurutnya, capaian hasil produksi pangan yang meningkat secara signifikan dalam dua tahun terakhir di Kabupaten Sidrap tentu memberikan efek positif terhadap ketahanan pangan.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi gabah kering panen (GKP) di daerah itu pada tahun 2025 mengalami kenaikan 129.464 ton atau sekitar 24,23 persen dibandingkan tahun 2024. Produksi GKP pada 2024 tercatat sebanyak 434.355 ton dan pada 2025 GKP naik menjadi 663.819 ton.

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif mengemukakan, jumlah produksi GKP pada 2024 dengan harga Rp4.800 per kilogram, dihasilkan Rp2,56 triliun. Dan pada 2025 produksi GKP meningkat menjadi 663.819 ton dengan harga Rp6.800 per kilogram atau dihasilkan Rp4,51 triliun. Ada kenaikan Rp1,94 trilun

Mantan Wakil Ketua DPRD Sulsel ini menyatakan, kenaikan produksi GKP tahun ini ditargetkan 800 sampai juta ton. Target ini akan disesuaikan dengan tiga kali masa panen dalam setahun.

Selain GKP, pria disapa akrab Sahar ini berkomitmen menjadikan Sidrap sebagai sentra telur ayam di Sulsel. Sebab, dari data BPS tahun 2025, Sidrap berhasil memberdayakan peternak telur dengan mendirikan 557 rumah tangga produksi.

Pihaknya memberi apresiasi kepada Perum Bulog atas dukungannya terhadap petani Sidrap dengan membeli gabahnya sesuai aturan harga. Capaian di sektor pertanian dan ketahanan pangan akan terus ditingkatkan.

Selain itu pada November 2025, Pemkab Sidrap telah melepas puluhan mobil truk mengangkut telur ayam ke berbagai daerah guna memenuhi kebutuhan protein seperti telur di SPPG pada program Makan Bergizi Gratis atau MBG.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.