Festival Kuliner Semarakkan Imlek dan Cap Go Meh 2026 di Singkawang, Sajian Khas Daerah Jadi Daya Tarik.

Minggu, 01 Mar 2026, 18:00 WIB

Festival Kuliner turut memeriahkan rangkaian perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026 di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, dengan menghadirkan beragam sajian khas daerah.

Kegiatan yang digelar di kawasan Jalan Sejahtera dan Jalan Niaga tersebut berlangsung selama empat hari, mulai 28 Februari hingga 3 Maret 2026, dan menjadi salah satu agenda pendukung yang menarik minat masyarakat serta wisatawan.

Ket. Foto: Pedagang bubur gunting menjajakan makanannya pada Festival Kuliner Cap Go Meh di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. — Sumber: Antara Foto

Ketua Pelaksana Perayaan Imlek dan Cap Go Meh Singkawang Bun Cin Thong di Singkawang, Minggu, mengatakan festival kuliner diselenggarakan untuk menambah semarak perayaan sekaligus memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha lokal.

“Festival Kuliner ini menghadirkan berbagai makanan dan minuman khas Singkawang dan sekitarnya dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang menikmati hidangan, tetapi juga bertujuan memperkenalkan kekayaan kuliner daerah kepada pengunjung dari luar kota maupun mancanegara.

“Tujuan utamanya adalah memperkenalkan kekayaan kuliner Singkawang dan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat lokal, khususnya pelaku UMKM,” katanya.

Menurut dia, momentum perayaan Imlek dan Cap Go Meh yang selalu menarik ribuan pengunjung setiap tahun, menjadi peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif dan usaha kuliner.

Sementara itu, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan kehadiran Festival Kuliner semakin melengkapi daya tarik Kota Singkawang sebagai destinasi wisata budaya.

“Dengan adanya Festival Kuliner ini, siapa pun yang datang ke Singkawang tidak perlu khawatir kesulitan mencari makanan. Selain restoran dan rumah makan yang sudah ada, kita juga menyediakan pusat kuliner selama perayaan berlangsung,” katanya.

Ia menambahkan, integrasi antara agenda budaya dan kegiatan ekonomi seperti festival kuliner diharapkan mampu memperpanjang lama tinggal wisatawan, sekaligus memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.

Dia berharap Festival Kuliner dapat terus dikembangkan sebagai agenda tahunan yang mendukung perayaan Imlek dan Cap Go Meh, sekaligus memperkuat citra Singkawang sebagai kota wisata budaya dan kuliner di Kalimantan Barat.

Cap Go Meh 2026 jadi simbol harmoni dan keberagaman di Singkawang

Pemerintah Kota Singkawang, Kalimantan Barat, menyatakan Festival Cap Go Meh 2026 yang akan digelar pada 3 Maret mendatang menjadi simbol keharmonisan dan keberagaman masyarakat di daerah itu.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie di Singkawang, Minggu, mengatakan Festival Cap Go Meh bukan sekadar agenda tahunan, melainkan warisan budaya yang tumbuh dari tradisi dan keberagaman etnis serta agama di Kota Singkawang.

“Festival Cap Go Meh ini bukan sekedar agenda tahunan, namun budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Kota Singkawang. Tradisi ini lahir dan tumbuh dalam keberagaman, sekaligus menjadi simbol keharmonisan antarumat beragama dan etnis,” ujarnya.

Menurut dia, melalui perayaan tersebut dunia dapat melihat bagaimana masyarakat Singkawang hidup berdampingan secara damai, saling menghormati, serta saling mendukung dalam kehidupan sosial.

Ia menyebutkan, perayaan Imlek dan Cap Go Meh tahun ini memiliki makna istimewa karena berlangsung dalam suasana bulan suci Ramadhan. Momentum tersebut dinilai menjadi wujud nyata toleransi yang telah lama terbangun di kota itu.

Pemerintah Kota Singkawang bersama panitia Imlek dan Cap Go Meh serta panitia Ramadhan Fair, kata dia, berkolaborasi mendekorasi kota dan menyiapkan rangkaian kegiatan agar kedua momentum keagamaan tersebut dapat berjalan berdampingan secara harmonis.

Terlebih lagi, pawai obor dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan juga dapat dilaksanakan bertepatan dengan malam Tahun Baru Imlek di Kota Singkawang.

“Inilah momentum istimewa untuk kita menunjukkan kepada dunia bahwa damai itu indah, mengagumkan, dan membahagiakan,” ujarnya.

Terkait pengamanan, ia mengatakan Pemkot Singkawang bersama TNI dan Polri tengah melakukan persiapan terpadu guna memastikan pelaksanaan Festival Cap Go Meh pada 3 Maret 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar.

Selain aspek keamanan, pemerintah daerah juga memperkuat promosi agar gaung Festival Cap Go Meh semakin luas dan mampu menjangkau wisatawan domestik maupun mancanegara.

Ia berharap Festival Cap Go Meh dapat terus menjadi agenda tahunan yang dinantikan wisatawan serta menjadi simbol kebanggaan Kota Singkawang di tingkat nasional maupun internasional.

  • Festival Kuliner Singkawang

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.