Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program Mudik Gratis 2026, Dishub Bandung Tambah Kuota 100 Orang

📅 Jumat, 27 Feb 2026, 17:56 WIB | Oleh:
Program Mudik Gratis 2026, Dishub Bandung Tambah Kuota 100 Orang Doc: ANTARA/Ilham Nugraha
Ket. Ilustrasi - Petugas Dinas Perhubungan dan Polisi Satuan Lalu Lintas saat memeriksa kesiapan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

BANDUNG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menambah kuota program mudik gratis Lebaran 2026 sebanyak seratus orang untuk mengakomodasi antusiasme ribuan masyarakat di gelombang pendaftaran pertama.

Kepala Dishub Kabupaten Bandung Hilman Kadar dalam keterangannya di Bandung, Jumat, mengatakan bahwa total peserta yang akan diberangkatkan kini mencapai 700 orang dari kuota awal hanya untuk 600 pemudik.

"Akan ada tambahan kuota yang merupakan hasil kerja sama terbaru dengan Bank Jabar Banten. Ada tambahan dua bus atau seratus kuota lagi," ujarnya.

Dirinya menjelaskan bahwa tambahan kursi ini dijadwalkan siap pada awal bulan depan dan pihaknya telah berkoordinasi secara teknis untuk memastikan kesiapan armada dan administrasi peserta.

Meski kuota bertambah, Dishub tidak langsung membuka pendaftaran baru karena pihaknya memprioritaskan warga yang sebelumnya sudah masuk dalam daftar tunggu (waiting list).

"Tidak pendaftaran baru karena sebelumnya ada pendaftar yang tidak dapat kuota sehingga itu yang diprioritaskan terlebih dahulu," tambahnya.

Jumlah pendaftar pada tahap awal diketahui melebihi kapasitas yang tersedia sehingga proses daftar ulang akan dilakukan guna memastikan peserta benar-benar siap berangkat.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa dalam tahap verifikasi tersebut, biasanya ada calon pemudik yang membatalkan keberangkatan sehingga kursi yang kosong nantinya akan diberikan kepada pendaftar lain yang dinilai lebih siap dan memenuhi persyaratan.

Sementara itu, program mudik gratis ini dijadwalkan berangkat pada 17 Maret 2026 atau H-3 Idul Fitri dengan rute utama menuju Jawa Tengah dengan jalur Bandung, Cilacap, Yogyakarta, Klaten hingga Solo, termasuk titik pemberhentian di sepanjang jalur tersebut.

Hilman menegaskan, program ini menjadi langkah strategis untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas saat arus mudik dan berharap masyarakat tidak lagi menggunakan sepeda motor untuk perjalanan arus mudik 2026. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

30 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.