Kapal Induk AS Kian dekati Iran

Jumat, 27 Feb 2026, 18:15 WIB

TEHERAN — Amerika Serikat (AS) meningkatkan kehadiran militernya di dekat Iran di tengah meningkatnya ketegangan kawasan. Kapal induk USS Gerald R. Ford terpantau bergerak menuju Timur Tengah setelah melewati Selat Gibraltar ke arah Laut Mediterania.

Melansir dari BBC News, Jumat (27/2), foto serta data pelacakan kapal mengkonfirmasi pergerakan kapal induk terbesar di dunia tersebut. Kapal perusak USS Mahan juga tercatat sebagai bagian dari kelompok tempur yang menyertainya.

Ket. Foto: — Sumber: X - U.S. Navy

Gerald R. Ford diyakini menuju kawasan Timur Tengah, menyusul keberadaan kapal induk lain, USS Abraham Lincoln. Kapal USS Abraham Lincoln sebelumnya terdeteksi di lepas pantai Oman, sekitar 700 kilometer dari Iran.

Kedua kapal induk itu memimpin kelompok tempur masing-masing yang dilengkapi kapal perusak berpeluru kendali dan membawa puluhan pesawat tempur. Setiap kapal dioperasikan oleh lebih dari 5.600 awak.

BBC Verify melaporkan telah melacak sedikitnya 12 kapal perang AS yang tersebar di kawasan Timur Tengah. Persebaran tersebut termasuk di Bahrain, Mediterania timur, dan Laut Merah.

Selain armada laut, AS juga mengerahkan berbagai pesawat militer ke pangkalan di Eropa dan Timur Tengah. Di antaranya jet tempur F-35 dan F-22, pesawat tanker KC-135 dan KC-46, serta pesawat pengintai dan angkut berat.

Peningkatan kekuatan militer ini terjadi saat Washington DC terus menekan Teheran terkait program militernya. Pejabat AS dan Iran sebelumnya menggelar perundingan di Swiss dan melaporkan adanya kemajuan.

Namun Presiden Donald Trump menyatakan bahwa dalam 10 hari ke depan akan terlihat arah perkembangan situasi tersebut. Ia menegaskan akan diketahui apakah kedua negara mencapai kesepakatan atau justru menghadapi kemungkinan aksi militer.

Sebagai respons atas pergerakan militer AS, Iran juga menggelar latihan kekuatan. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melakukan latihan maritim di Selat Hormuz yang strategis, termasuk peluncuran rudal dari kapal perang.

Selat tersebut merupakan jalur vital perdagangan energi global, dengan sekitar seperlima pasokan minyak dunia melewatinya. Iran juga melaksanakan latihan angkatan laut bersama Russia di Teluk Oman.

Langkah saling unjuk kekuatan ini menunjukkan bahwa ketegangan militer di Timur Tengah terus meningkat. Sementara itu, dunia menanti hasil diplomasi antara Washington DC dan Teheran. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.