Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Blora Ajukan Tambahan 105.280 Tabung Elpiji 3 Kg

📅 Kamis, 26 Feb 2026, 10:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Blora Ajukan Tambahan 105.280 Tabung Elpiji 3 Kg Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Perdagangan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dindagkop UKM) Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kiswoyo. 

BLORA – Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Perdagangan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dindagkop UKM) mengajukan tambahan alokasi elpiji 3 kilogram kepada PT Pertamina menyusul lonjakan kebutuhan elpiji bersubsidi di bulan Ramadhan 2026.

"Permohonan sudah kami ajukan melalui surat resmi tertanggal 23 Februari 2026 yang ditujukan kepada Retail Sales Manager Region Jawa Bagian Tengah PT Pertamina (Persero) di Semarang," kata Kepala Dindagkop UKM Kabupaten Blora, Kiswoyo, di Blora, Kamis (26/2).

Ia mengungkapkan pengajuan tambahan alokasi dilakukan untuk mengatasi kekurangan pasokan elpiji 3 kilogram (Kg) di sejumlah wilayah Kabupaten Blora menjelang awal bulan Ramadan 2026.

"Di beberapa wilayah Kabupaten Blora, masyarakat mulai mengalami kesulitan mendapatkan elpiji bersubsidi. Kondisi ini berpotensi memicu kenaikan harga di tingkat konsumen akibat kesenjangan antara pasokan dan kebutuhan yang meningkat," ujarnya.

Selain itu, kata dia, tradisi ruwahan serta meningkatnya aktivitas warga yang berjualan takjil juga menjadi faktor utama pendorong kenaikan permintaan, sehingga kebutuhan elpiji melon ikut meningkat.

Untuk itu, Pemkab Blora mengajukan tambahan alokasi fakultatif elpiji 3 kg sebanyak 188 LO atau setara dengan 105.280 tabung.

Melalui pengajuan tambahan alokasi tersebut, dia berharap dapat menjaga stabilitas pasokan dan harga elpiji bersubsidi di pasaran, terutama selama Ramadhan yang umumnya diiringi peningkatan konsumsi rumah tangga dan pelaku usaha mikro.

Saat ini, kata dia, Pemkab Blora masih menunggu keputusan dari Pertamina terkait persetujuan tambahan alokasi tersebut.

"Kami berharap realisasi tambahan ini bisa segera dilakukan agar aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan pedagang musiman Ramadhan tetap berjalan lancar," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.