Bangun Ekosistem Pasar, OJK Perkuat Kerangka Nilai Ekonomi Karbon untuk Pasar Domestik
Kamis, 26 Feb 2026, 13:23 WIBJAKARTA - Penjabat sementara (Pjs) Ketua dan Wakil Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menilai penguatan kerangka nilai ekonomi karbon nasional menjadi elemen penting dalam membangun ekosistem pasar karbon domestik yang kredibel, transparan, dan akuntabel.
âDengan menegaskan kembali berbagai instrumen ekonomi karbon, pemerintah mendorong terbentuknya ekosistem pasar karbon domestik yang kredibel, transparan, dan akuntabel,â ujar Friderica atau yang akrab disapa Kiki dalam acara The 2nd Indonesia Climate Banking Forum di Jakarta, Kamis (26/2).
Kerangka tersebut diharapkan dapat memberikan sinyal harga karbon yang jelas bagi pelaku usaha sekaligus memperkuat integritas kebijakan iklim nasional. Hal ini juga sejalan dengan visi Indonesia dalam mencapai emisi nol karbon (net zero emission) pada 2060.
Pada kesempatan yang sama, OJK juga mengapresiasi komitmen industri perbankan dalam memperkuat praktik keuangan berkelanjutan, termasuk melalui pengembangan instrumen pembiayaan hijau dan penerapan manajemen risiko iklim.
Kiki menuturkan bahwa otoritas terus membangun ekosistem kebijakan yang lebih sehat, antara lain melalui penyempurnaan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI), pembentukan Bursa Karbon Indonesia, serta implementasi kerangka manajemen risiko iklim dan analisis skenario bagi sektor perbankan.
âSecara paralel kami mengembangkan ekosistem kebijakan yang lebih komprehensif melalui peningkatan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia, pembentukan Bursa Karbon Indonesia, serta implementasi kerangka manajemen risiko iklim dan analisis skenario untuk industri perbankan,â katanya.
Kiki menambahkan, TKBI menyediakan klasifikasi yang jelas bagi kegiatan hijau dan transisi. Sementara itu, bursa karbon mendukung mekanisme penemuan harga yang transparan serta penyediaan instrumen berbasis pasar dalam pengelolaan nilai ekonomi karbon dan penurunan emisi gas rumah kaca.
Keseluruhan instrumen itu menjadi fondasi kebijakan terintegrasi untuk mendukung agenda transisi Indonesia sekaligus menjaga stabilitas sistem keuangan.
- OJK
- Ekosistem Pasar
- Kerangka Nilai Ekonomi Karbon Nasional
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Yogyakarta Jadi yang Terbaik! Rasio Ketersediaan Darah Tertinggi di Indonesia
-
Perkuat Keselamatan, Kemenhub Tegaskan Pengawasan Tiga Lapis dan Kesiapsiagaan Bencana
-
Terjunkan 12 Ribu Personel Gabungan, Polres Metro Bekasi Pastikan Pilkades 154 Desa Aman Terkendali
-
Ekonomi Hijau Buka Lapangan Kerja, Indonesia Harus Siapkan Talenta
-
Start dari Posisi Ketujuh, Veda Pratama Langsung Gas Pool di Moto3 GP Indonesia
-
Gubernur Pramono Anung Ungkap Cara Jakarta Hadapi Perubahan Iklim di Forum Dunia
-
Pasangan Voli Pantai Putra Indonesia Bintang/Sofyan Melaju Mulus ke 16 Besar Asian Games 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.