Pastikan Pangan yang Beredar Tidak Membahayakan Konsumen, Bapanas Intensifkan Pengawasan Mutu

Rabu, 25 Feb 2026, 13:46 WIB

JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan terus memperkuat pengawasan keamanan, mutu, dan stabilitas harga pangan di wilayah Jawa Tengah (Jateng). Upaya ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan masyarakat memperoleh pangan yang aman, layak konsumsi, dan terjangkau.

Dalam peninjauan di Pasar Grogolan, Kota Pekalongan, tim bersama dinas terkait melakukan uji sampel terhadap sejumlah komoditas. Dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan satu kemasan teri nasi asin yang terindikasi mengandung bahan yang tidak diperbolehkan dalam pangan segar. Temuan ini langsung ditindaklanjuti secara persuasif guna mencegah peredaran lebih lanjut.

Ket. Foto: Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan terus memperkuat pengawasan keamanan, mutu, dan stabilitas harga pangan di wilayah Jawa Tengah (Jateng) pada Selasa (24/2) — Sumber: istimewa

Sekretaris Utama Bapanas, Sarwo Edhy, yang memimpin langsung peninjauan di Pasar Grogolan dan Yogya Mall Pekalongan, Selasa (24/2), menegaskan bahwa pengawasan dilakukan secara rutin dan kolaboratif bersama pemerintah daerah serta aparat penegak hukum. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Reskrim Polres Kota Pekalongan, jajaran Dinas Perdagangan, Dinas Pangan, serta Pimpinan Cabang Bulog Tegal.

Sarwo Edhy menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menjaga keamanan pangan yang beredar di pasar. Ia menginstruksikan langkah pembinaan kepada pedagang agar segera berkoordinasi dengan distributor terkait produk yang tidak memenuhi ketentuan.

“Teman-teman dari dinas pangan telah melakukan pemeriksaan keamanan pangan. Terhadap temuan satu kemasan teri nasi asin mengandung formalin, ini sudah kita peringatkan untuk disampaikan ke distributor agar tidak menjual lagi. Nanti 20 hari lagi akan kami cek kembali, jika masih ditemukan maka akan ditindak lebih lanjut,” tegas Sarwo.

Pendekatan yang dilakukan mengedepankan pembinaan dan pengawasan berkelanjutan. Pemerintah memberikan ruang perbaikan kepada pelaku usaha, sekaligus memastikan standar keamanan pangan tetap dipatuhi.

Selain aspek mutu dan keamanan, Bapanas juga memantau kepatuhan harga terhadap Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Penjualan (HAP). Secara umum, harga pangan di Pekalongan terpantau stabil. Beras premium berada di kisaran Rp14.900 per kilogram dan beras medium Rp13.500 per kilogram. Untuk daging sapi, harga di pasar tradisional bahkan ditemukan lebih rendah dari harga acuan, yakni Rp125.000 per kilogram.

Di sektor ritel modern, Sarwo turut menyoroti ketersediaan Minyakita di Yogya Mall Pekalongan. Ia meminta Pimpinan Cabang Bulog Tegal segera memperkuat suplai agar produk tersebut tersedia sesuai HET Rp15.700 per liter sehingga masyarakat tetap memiliki akses terhadap minyak goreng rakyat dengan harga terjangkau.

“Minyakita harus tersedia dengan harga Rp15.700 karena harga dari Bulog hanya Rp14.500. Begitu juga beras SPHP, kami dorong untuk terus disuplai sebagai alternatif bagi masyarakat yang menginginkan beras kualitas baik dengan harga murah,” jelasnya.

Berdasarkan pantauan lapangan, harga telur ayam berada di kisaran Rp29.750 per kilogram dan gula pasir Rp17.450 per kilogram. Sementara itu, harga cabai rawit merah masih di atas Rp100.000 per kilogram akibat faktor cuaca musim penghujan yang memengaruhi masa panen.

Peninjauan juga dilakukan di Pasar Pagi Pemalang dengan tren serupa, di mana harga kebutuhan pokok relatif stabil. Beras medium tercatat Rp13.500 per kilogram dan Minyakita Rp15.300 per liter, masih di bawah HET pemerintah.

Dari sisi pasokan, ketahanan pangan di wilayah eks Karesidenan Pekalongan dipastikan dalam kondisi sangat aman. Pimpinan Cabang Bulog Tegal melaporkan stok beras mencapai 62.300 ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga satu tahun ke depan. Stok ini akan terus disalurkan melalui program SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) guna menjaga keseimbangan harga di tingkat konsumen.

Kegiatan ini sejalan dengan arahan Kepala Badan Pangan Nasional, Amran Sulaiman, agar pengawasan pangan dilakukan secara menyeluruh.

“Sesuai arahan Kepala Badan Pangan Nasional Amran Sulaiman, pemerintah berkomitmen menjamin masyarakat dapat berbelanja dengan tenang. Fokus kami adalah memastikan pangan yang tersedia tidak hanya stabil harganya, tetapi juga benar-benar aman dan berkualitas untuk dikonsumsi masyarakat,” pungkas Sarwo.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Akankah Konflik Segera Berakhir? Mesir dan AS Dorong Gencatan Senjata Gaza

Keren! Aldila Sutjiadi Melaju ke 16 Besar Ganda Putri Cincinnati Open 2026

Satgas Galapana DPR Kawal Percepatan Penanganan Korban Gempa NTT

Metode Pembayaran Digital Terus Berkembang di Kaltara, 120 Ribu Warga Telah Gunakan QRIS

Cristiano Ronaldo Isyaratkan 2026 Jadi Tahun Terakhirnya sebagai Pesepak Bola Profesional

QRIS Makin Diminati, BI Catat 120 Ribu Warga Kalimantan Utara Sudah Menggunakannya

Jangan Salah Datang! SIM Keliling Jakarta Libur di Hari HUT RI

Pemkot Tangsel Beri Diskon 81 Persen BPHTB karena Hibah Waris

Janice Tjen Melaju ke Babak 32 Besar di Cincinnati Open Lewat Drama Tiga Set

25 Ton Bantuan Tambahan dari Pemerintah Telah Tiba di NTT

Darurat Pascagempa, Kemendikdasmen Gerak Cepat Salurkan 50 Tenda untuk Sekolah

BMKG Prakirakan Cuaca Jakarta Cerah Berawan pada Peringatan HUT ke-81 RI

Bantu Anak Tumbuh Lebih Sehat, Paiton Energy Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing.

RC Lens Juara Piala Super Prancis 2026 Usai Taklukkan PSG 1-0

Respons Cepat Tangani Gempa NTT Dipuji, Pengamat: Harus Jadi Standar Pemerintah

Inter Milan Datangkan Djed Spence dari Tottenham, Kontrak hingga 2031

Lens Tumbangkan PSG, Raih Trofi Trophée des Champions untuk Pertama Kali

Menkomdigi Bawa Kabar Baik: 86 Persen BTS Terdampak Gempa NTT Berhasil Dipulihkan

Bursa Transfer Pemain: Barcelona Capai Kesepakatan Datangkan Rodri dari Manchester City Senilai Rp1,4 Triliun

Arsenal Atasi Manchester City 3-0, Rebut Trofi Community Shield

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.