- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kecemasan Tokyo: Tarif AS ...
Kecemasan Tokyo: Tarif AS Jadi Risiko Serius Investasi
Rabu, 25 Feb 2026, 19:42 WIBTOKYO - Para pemimpin bisnis Jepang menyuarakan kekhawatiran yang semakin meningkat bahwa ketidakpastian seputar kebijakan tarif Amerika Serikat (AS) akan meningkatkan risiko investasi, setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif tambahan sebesar 15 persen untuk barang-barang dari semua negara dan kawasan.
Yoshinobu Tsutsui, ketua Federasi Bisnis Jepang, pada Selasa (24/2) mengatakan ketidakpastian mengenai kebijakan tarif AS telah membuat lingkungan bisnis sulit diprediksi, sehingga meningkatkan risiko bagi keputusan-keputusan investasi perusahaan.
Pada Selasa yang sama, Akio Yamaguchi, direktur perwakilan Asosiasi Eksekutif Perusahaan Jepang, mengatakan kepada Kyodo News bahwa kalangan perusahaan "tidak punya pilihan selain menunggu dan melihat perkembangan." Dia menekankan perlunya perusahaan-perusahaan memperkuat kesadaran risiko dan mempertimbangkan diversifikasi rantai pasokan guna mengurangi potensi gangguan.
Sejumlah outlet media Jepang melaporkan bahwa kebijakan tarif AS telah berubah secara drastis, dan para pemimpin perusahaan kesulitan untuk menanggapi perubahan yang cepat tersebut.
Mahkamah Agung AS pada Jumat (20/2) pekan lalu memutuskan bahwa kebijakan tarif menyeluruh yang diberlakukan Trump berdasarkan Undang-Undang Kekuatan Ekonomi Darurat Internasional (International Emergency Economic Powers Act/IEEPA) tidak konstitusional. Menanggapi putusan tersebut, Trump mengumumkan tarif baru sebesar 15 persen untuk barang-barang impor dari semua negara, yang menambah ketidakpastian baru dalam perdagangan global. Ant/Xinhua
- japanese yen
- sanae takaichi
- tarif trump
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Perda RPPLH Disahkan, Jakarta Punya Kompas Pembangunan 30 Tahun
-
Tekan Pengangguran, Pemkab Pasuruan Gelar Pelatihan Singkat
-
Vasaka Hotel Jakarta Ajak Anak Jadi Little Barista, Belajar Sambil Bermain
-
TransNusa Buka Rute Jakarta-Lampung dan Lampung-Kuala Lumpur
-
Per Agustus 2026, Bank Mandiri Kucurkan KUR Senilai Rp29,53 Triliun , 64,48% Mengalir ke Sektor Produksi
-
Pelni Angkut 282,5 Ton Bantuan Kemanusiaan Tahap Kedua untuk Bencana Gempa NTT
-
XLSmart Perluas Cakupan Jaringan 5G di Medan, Binjai, dan Deli Serdang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.