Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berau-YKAN Kolaborasi Berdayakan Perempuan Lestarikan Mangrove

📅 Rabu, 25 Feb 2026, 16:08 WIB | Oleh:
Berau-YKAN Kolaborasi Berdayakan Perempuan Lestarikan Mangrove Doc: ANTARA/HO-YKAN
Ket. Perkampungan di Desa Pegat Batumbuk, Berau, Kalimantan Timur, yang memanfaatkan mangrove untuk kegiatan ekonomi.

Berau, Kaltim -- Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) berkolaborasi memberdayakan kelompok perempuan dalam melestarikan ekosistem mangrove, sekaligus untuk memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.

"Peran perempuan sangat penting dalam menjaga keseimbangan antara ekonomi dan lingkungan, salah satunya adalah ekosistem mangrove," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Berau Muhammad Said di Tanjung Redeb, Berau, Rabu.

Ia mengatakan bahwa mangrove memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai pelindung ekosistem pesisir dari abrasi dan perubahan iklim, tetapi juga sebagai penopang kehidupan dan sumber ekonomi masyarakat pesisir.

Untuk itu, Pemkab Berau sangat mendukung inisiatif yang mendorong ekonomi pesisir berbasis sumber daya lokal, terutama yang melibatkan kelompok perempuan dan UMKM.

Pemberdayaan kelompok perempuan dalam kolaborasi ini meliputi pelatihan produksi, penguatan kelembagaan, sistem produksi UMKM berbasis perikanan dan kelautan, hingga literasi keuangan.

Inisiatif yang digagas oleh YKAN dan Pemkab Berau ini dalam kerangka Program Solutions for Marine and Coastal Resilience in the Coral Triangle (SOMACORE), sebagai bagian dari upaya mendorong pengelolaan pesisir berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek ekologi dan ekonomi masyarakat.

Program SOMACORE didukung oleh Kementerian Federal Jerman untuk Lingkungan, Aksi Iklim, Konservasi Alam, dan Keselamatan Nuklir (BMUKN) melalui International Climate Initiative (IKI), serta dilaksanakan oleh konsorsium yang terdiri dari 10 organisasi nasional, regional, dan internasional di enam negara Segitiga Terumbu Karang.

Said menambahkan, melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya memahami pentingnya konservasi mangrove, tetapi juga memperoleh keterampilan praktis dalam mengembangkan usaha berbasis mangrove secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Berau Abdul Majid menekankan bahwa penguatan kapasitas kelompok menjadi bagian penting dari pembangunan sektor perikanan yang berkelanjutan.

"Wilayah pesisir Kabupaten Berau memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama ekosistem mangrove yang berperan penting sebagai pelindung pesisir sekaligus menjadi sumber penghidupan masyarakat," kata Abdul Majid.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Jokowi Pamerkan Kartu Anggota PSI

2 jam lalu | Yebdi Trismar

Nasional
Jokowi Pamerkan Kartu Anggo...
Megapolitan
Imbas Rekonstruksi, Jalan S...
Daerah
Gubernur Papua Dorong Layan...
Advertisement
WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.