Status Gunung Ili Lewotolok di Lembata NTT Turun Level Jadi Waspada

Selasa, 24 Feb 2026, 07:35 WIB

JAKARTA – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan tingkat aktivitas Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada) terhitung per hari ini, Selasa pagi.

Kepala Badan Geologi, Lana Saria, dalam keterangan di Jakarta, Selasa (24/2), menyebutkan bahwa penurunan status tersebut didasarkan pada hasil pemantauan visual dan instrumental yang menunjukkan tren penurunan aktivitas vulkanik gunung api tersebut.

Ket. Foto: Gunung api Ili Lewotolok mengeluarkan material vulkanik di Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, NTT. — Sumber: ANTARA

Sebelumnya, Gunung Ili Lewotolok dinaikkan ke Level III (Siaga) pada 18 Januari 2026 setelah terjadi peningkatan aktivitas erupsi berupa aliran lava yang keluar dari kawah bagian barat.

Aktivitas vulkanik tercatat tetap tinggi hingga pertengahan Februari 2026 sebelum akhirnya menunjukkan penurunan secara bertahap dan aliran lava di sektor barat tidak lagi teramati.

Data kegempaan periode 1–15 Februari 2026 mencatat 1.760 kali gempa erupsi, 4.410 kali gempa hembusan, 21 kali tremor harmonik, 81 kali tremor nonharmonik, dua kali gempa vulkanik dangkal, 10 kali gempa vulkanik dalam, tiga kali gempa tektonik lokal, serta sembilan kali gempa tektonik jauh.

Sementara itu, pada periode 16–22 Februari 2026 tercatat 400 kali gempa erupsi, 1.592 kali gempa hembusan, tiga kali tremor nonharmonik, satu kali gempa hybrid, satu kali gempa vulkanik dangkal, 14 kali gempa vulkanik dalam, lima kali gempa tektonik lokal, serta dua kali gempa tektonik jauh.

Secara visual, gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut, dengan asap kawah berwarna putih hingga kelabu berintensitas tipis sampai sedang setinggi 5–100 meter dari puncak.

Tinggi kolom erupsi teramati berkisar 50–200 meter dari puncak dengan lontaran material dominan jatuh di sekitar kawah dan disertai suara gemuruh lemah hingga sedang.

Dengan penurunan status menjadi Level II (Waspada), masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung dan wisatawan masih diminta tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas dalam radius dua kilometer dari pusat aktivitas. Selain itu, warga juga diimbau mewaspadai potensi guguran atau longsoran lava dan awan panas di sektor selatan dan tenggara, barat, serta timur laut gunung tersebut.

Badan Geologi juga mengimbau masyarakat menggunakan masker pelindung serta menutup tempat penampungan air bersih guna menghindari dampak abu vulkanik.

Pemerintah Kabupaten Lembata dan masyarakat diminta terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Ili Lewotolok di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape, maupun dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung untuk memperoleh informasi terkini terkait perkembangan aktivitas gunung api tersebut.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.