Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mulai 28 Maret, Balai TNGR Akan Membuka Kembali Pendakian Gunung Rinjani

📅 Selasa, 24 Feb 2026, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mulai 28 Maret, Balai TNGR Akan Membuka Kembali Pendakian Gunung Rinjani Doc: ANTARA
Ket. Tim Balai TNGR saat melakukan survey lokasi jalur pendakian di kawasan Gunung Rinjani di Lombok, Kamis (19/2/2026).

MATARAM – Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menyatakan pembukaan kembali pendakian Gunung Rinjani di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, mulai 28 Maret 2026 setelah sempat ditutup sementara akibat kondisi cuaca ekstrem.

"Rencana pembukaan pendakian tanggal 28 Maret 2026 mendatang," kata Kepala Balai TNGR, Budhy Kurniawan, dalam keterangan di Mataram, Selasa (24/2).

Budhy mengatakan pihaknya telah meningkatkan aspek keselamatan, konservasi, serta pengelolaan destinasi secara lebih inklusif dengan melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat sejak kebijakan penutupan pendakian pada 1 Januari 2026.

Menurutnya, pembukaan kembali jalur pendakian dilakukan usai evaluasi menyeluruh terhadap kondisi kawasan, fasilitas pendukung, serta kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi musim kunjungan wisata.

Balai TNGR telah menerapkan sistem yang lebih aman, modern, dan berstandar global melalui penerapan aktivasi gelang RFID, personal bacon pemantau posisi pendaki, pembangunan pusat komando, integrasi komunikasi radio, hingga implementasi zero waste secara digital.

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menegaskan pemerintah provinsi mendukung penuh pembukaan pendakian Gunung Rinjani dengan mendorong pengelolaan kawasan yang lebih kolaboratif dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

"Arah pengelolaan Gunung Rinjani bukan menuju pariwisata massal, melainkan pendakian yang eksklusif, berkualitas, dan berorientasi konservasi. Pengalaman kelas dunia harus berjalan seiring dengan perlindungan ekosistem," ucapnya.

Lebih lanjut Iqbal mendorong penguatan koordinasi antara pengelola Balai TNGR, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta penduduk sekitar terutama dalam aspek keselamatan pendakian, konservasi lingkungan, dan pengelolaan destinasi wisata berkelas dunia.

Ia mencontohkan penanganan kecelakaan wisatawan beberapa waktu lalu yang memerlukan kerja sama lintas pihak, termasuk inisiatif vertical rescue yang dilakukan berbagai pemangku kepentingan sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam mengelola wisata Gunung Rinjani.

"Gunung Rinjani sebagai simbol kehidupan masyarakat. Kami berharap inovasi Balai TNGR dalam tata kelola lingkungan dan pariwisata segera diwujudkan," ujar Iqbal.

Sepanjang tahun 2025, nominal Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari kawasan wisata Gunung Rinjani mencapai Rp25,92 miliar dan total perputaran uang sebesar Rp182,05 miliar.

Jumlah kunjungan wisata pendakian tercatat sebanyak 80.214 orang yang terdiri dari wisatawan mancanegara 43.236 orang dan wisatawan domestik sebanyak 36.978 orang.

Sementara itu, jumlah kunjungan wisata nonpendakian mencapai 52.108 orang yang terdiri dari wisatawan domestik sebanyak 51.311 orang dan wisatawan mancanegara 797 orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Ekonomi
Sentimen Global Masih Domin...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.