Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Kenalan Remaja, Pemkot Bengkulu Gencarkan Patroli Malam

📅 Selasa, 24 Feb 2026, 11:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Kenalan Remaja, Pemkot Bengkulu Gencarkan Patroli Malam Doc: ANTARA
Ket. Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat Marilutua Situmorang, di Bengkulu, Selasa (24/2/2026).

KOTA BENGKULU – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu, saat ini terus menggencarkan patroli malam, guna mengantisipasi terjadinya kenakalan remaja setelah terjadinya aksi tawuran di wilayah tersebut.

Patroli malam tersebut dilakukan di sejumlah titik rawan dan tempat anak muda nongkrong dan telah melewati jam malam yang telah ditetapkan oleh pemerintah kota.

"Patroli ini akan terus kami lakukan agar masyarakat merasa aman dan nyaman, apalagi saat Ramadhan. Kami ingin memastikan situasi tetap kondusif, hal ini juga sesuai arahan bapak wali kota," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu Sahat Marilutua Situmorang di Bengkulu, Selasa (24/2).

Kegiatan patroli malam tersebut akan terus dilakukan guna menciptakan rasa aman di tengah masyarakat, khususnya pada momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Ia menyebut bahwa sejak dilakukannya patroli malam tersebut, petugas menemukan sejumlah remaja yang diduga dalam kondisi mabuk.

"Kami memberikan pembinaan berupa sosialisasi dan imbauan kepada para pelajar agar tidak mengulangi perbuatan serupa," ujar dia.

Sebagai bentuk efek jera dan pembinaan, para remaja yang mengkonsumsi minuman keras tersebut dikumpulkan dan diminta menyanyikan lagu kebangsaan serta melakukan olahraga ringan sambil mengucapkan komitmen untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Hal tersebut dilakukan sebagai pendekatan persuasif agar mereka menyadari kesalahan tanpa harus menempuh jalur hukum.

Sahat berharap peran aktif orang tua sangat dibutuhkan dalam mengawasi pergaulan anak-anak mereka agar tidak terjerumus ke dalam kegiatan negatif.

Sementara itu, Pemkot Bengkulu telah memberlakukan jam malam bagi pelajar tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di wilayah tersebut guna menekan potensi kenakalan remaja.

Sebab, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi telah menerbitkan surat edaran (SE) terkait pemberlakuan jam malam bagi pelajar, guna memastikan para pelajar berada di rumah pada waktu yang tepat untuk beristirahat dan belajar.

"Jika mereka keluar di atas jam malam yang telah ditentukan, itu bukan lagi waktu belajar. Petugas dari linmas, Satpol PP, dibantu oleh kepolisian dan TNI akan melakukan patroli untuk memberikan pemahaman dan meminta mereka segera pulang ke rumah," sebut Dedy.

Untuk jam malam yang diatur yaitu jam belajar pukul 18.00 hingga 21.00 WIB dan para pelajar dilarang berkeliaran atau berkerumun di luar rumah di atas pukul 21.00 WIB tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.