Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPH Migas Pantau Ketat Stok dan Distribusi BBM, Pastikan Kebutuhan Ramadan dan Lebaran Terpenuhi

📅 Selasa, 24 Feb 2026, 09:51 WIB | Oleh:
BPH Migas Pantau Ketat Stok dan Distribusi BBM, Pastikan Kebutuhan Ramadan dan Lebaran Terpenuhi  Doc: BPH Migas
Ket. Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Wahyudi Anas (kanan) memantau SPBU di Denpasar, Bali, Senin (23/2/2026).

JAKARTA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memantau secara ketat stok dan distribusi BBM guna memastikan kebutuhan energi masyarakat selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah terpenuhi dengan baik.

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (24/2), menyampaikan pengawasan dilakukan secara intensif melalui koordinasi lintas sektor dan pemantauan langsung ke lapangan.

"Kami melakukan kontrol ketat ketersediaan dan penyaluran BBM selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1447 H. Berdasarkan realisasi hingga saat ini, insya Allah stok BBM aman dan terkendali," kata Wahyudi saat menghadiri kunjungan kerja dalam rangka reses Komisi XII DPR di Bali, Senin (23/2/2026).

Secara nasional, hingga 19 Februari 2026, realisasi minyak tanah dalam 50 hari berjalan adalah 12,84 persen dari kuota, minyak solar 13,22 persen, sementara Pertalite 12,19 persen dari kuota.

"Angka itu masih dalam koridor perencanaan distribusi awal tahun," sebut Wahyudi.

Ia melanjutkan penguatan koordinasi dilakukan bersama PT Pertamina Patra Niaga, terutama di wilayah dengan potensi peningkatan mobilitas selama periode mudik Idul Fitri khususnya jalur utama dan alternatif, kawasan tol, hingga destinasi wisata.

"Peningkatan konsumsi BBM diprediksi terjadi di sejumlah klaster utama, antara lain klaster tol Trans Jawa dengan konsumsi diperkirakan naik 25-30 persen dibandingkan hari biasa. Titik spesifik yang harus diwaspadai yaitu Cipali (Subang-Indramayu), Semarang-Solo (Boyolali) dan titik pertemuan Solo-Yogyakarta (Colomadu)," paparnya.

Perhatian juga diarahkan pada klaster penyeberangan seperti Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk, serta klaster tujuan akhir meliputi Yogyakarta, Solo Raya, Surabaya, Malang Raya, Banyumas, dan Bandung.

"Strategi pengendalian disiapkan untuk mencegah kelangkaan maupun antrean panjang," jelasnya.

Sebagai langkah antisipatif, Pertamina menyiapkan penguatan stok di depot penyangga, SPBU modular di jalur tol dan kawasan wisata, serta layanan motoris untuk menjangkau kendaraan di titik kemacetan.

Kementerian ESDM juga berencana mengaktifkan Posko Nasional Ramadhan dan Idul Fitri mulai 12 hingga 31 Maret 2026.

"Posko ini melibatkan berbagai sektor, termasuk BBM, LPG, gas bumi, kelistrikan, hingga antisipasi kebencanaan geologi," imbuhnya.

Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya menyebut kunjungan kerja ini sebagai bagian dari fungsi pengawasan legislatif.

"Kami ingin ada jaminan pasokan yang andal bagi masyarakat di dalam masa Ramadan dan Idul Fitri ini dapat berjalan dengan baik," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.