AS Evakuasi Personel Kedutaan di Beirut, Siap Serang Iran?

Selasa, 24 Feb 2026, 08:11 WIB

ISTANBUL - Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Lebanon mengevakuasi puluhan personel melalui Bandara Internasional Rafic Hariri di Beirut, Senin (23/2), menyusul ketegangan antara Teheran dan Washington terus mengalami peningkatan.

Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS memastikan bahwa personel pemerintah AS non-darurat serta anggota keluarga yang memenuhi syarat telah dievakuasi dari misi diplomatik tersebut. Ia menyebut keputusan pengurangan staf itu bersifat sementara.

Ket. Foto: Kedubes AS di Beirut, Lebanon — Sumber: kataeb.org

“Secara berkelanjutan kami terus menilai lingkungan keamanan, dan berdasarkan tinjauan terbaru, kami memutuskan langkah paling bijak adalah mengurangi kehadiran menjadi personel esensial,” ujar pejabat tersebut.

“Kedutaan tetap beroperasi dengan staf inti yang bertugas. Ini merupakan langkah sementara untuk memastikan keselamatan personel kami sekaligus mempertahankan kemampuan untuk beroperasi dan membantu warga negara AS,” tambahnya.

Dalam sebuah pernyataan di platform media sosial X, kedutaan menyatakan bahwa personelnya “dibatasi untuk melakukan perjalanan pribadi tanpa izin terlebih dahulu.”

“Kebijakan pembatasan perjalanan tambahan dapat diberlakukan terhadap personel AS di bawah tanggung jawab keamanan Kepala Perwakilan, dengan pemberitahuan singkat atau tanpa pemberitahuan sama sekali akibat meningkatnya persoalan atau ancaman keamanan,” demikian pernyataan tersebut.

Iran dan AS dijadwalkan kembali bertemu di Jenewa, Swiss, Kamis (26/2) guna melanjutkan pembahasan mengenai kemungkinan kesepakatan nuklir, di tengah meningkatnya ketegangan kawasan dan spekulasi mengenai potensi peperangan yang segera terjadi.

Putaran baru perundingan itu berlangsung di tengah peningkatan kekuatan militer AS yang belum pernah terjadi sebelumnya di Teluk Persia serta rangkaian latihan militer oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dalam beberapa hari terakhir.

Presiden AS Donald Trump memperingatkan akan adanya tindakan militer terhadap Iran jika kesepakatan tidak tercapai dalam waktu 10 hingga 15 hari.

  • Konflik AS-Iran

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karhutla Menggila! Kalsel Bentuk Tim Khusus untuk Tangani 3 Lokasi Prioritas

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.