Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pariaman Angkat Produk Kerajinan Lokal di Ajang Inacraft 2025

📅 Jumat, 03 Okt 2025, 20:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pariaman Angkat Produk Kerajinan Lokal di Ajang Inacraft 2025 Doc: Antara Foto
Ket. Wali Kota Pariaman, Sumbar, Yota Balad berfoto bersama saat mengunjungi stan UMKM asal daerah itu pada The Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2025 pada Kamis (2/10/2025).

Sejumlah kerajinan asal Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), dipamerkan pada ajang International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2025 guna memperkenalkan karya kerajinan tangan para perajin asal daerah ini kepada masyarakat luas.

"Pameran ini merupakan peluang yang sangat baik untuk memperkenalkan produk kerajinan asal Pariaman," kata Wali Kota Pariaman Yota Balad, di Pariaman, Jumat.

Ia mengatakan kesempatan yang berharga tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal guna membuka peluang pasar baru serta memberikan dukungan yang optimal kepada para perajin setempat.

Menurutnya pameran tersebut juga dapat meningkatkan daya saing perajin Pariaman dan keberlanjutan industri kerajinan daerah yang dijuluki Kota Tabuik itu.

Setidaknya, katanya lagi, jenis kerajinan tangan asal Pariaman yang dipamerkan dalam kegiatan di Jakarta Convention Center
yang berlangsung dari 1 sampai 5 Oktober tersebut, yaitu sulaman kepala peniti, batik sampan, tas rajutan, bordiran, dan sandal sulaman khas Pariaman.

"Kami sangat mendukung penuh adanya ajang promosi UMKM daerah di pergelaran INACRAFT 2025 itu," katanya lagi.

Yota meminta perantau asal Pariaman yang berada di Jakarta untuk dapat hadir pada pameran tersebut serta membeli produk kerajinan asal daerah itu serta mempromosikannya guna mendukung pergerakan perekonomian masyarakat di kampung halaman.

“Mumpung sedang berada di Jakarta, ayo kita dukung UMKM Kota Pariaman dengan membantu berbelanja di stan Kota Pariaman serta ikut berpartisipasi mempromosikan hasil UMKM kita dari Kota Pariaman ke kancah nasional dan internasional,” ujarnya.

Inacraft merupakan salah satu pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara yang menampilkan berbagai karya unggulan dari berbagai wilayah Indonesia.

Pameran yang dibuka oleh Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon sekaligus menjadi wadah ekspresi budaya dan kreativitas pelaku UMKM lokal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.