Iran Tegaskan Ketahanan di Tengah Tekanan AS

Senin, 23 Feb 2026, 02:20 WIB

TEHERAN - Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menegaskan kembali komitmen pemerintahannya terhadap ketahanan dan persatuan nasional, dengan menyatakan bahwa Iran tidak akan tunduk pada tekanan eksternal saat menjalani perundingan nuklir dengan Amerika Serikat (AS).

Berbicara dalam sebuah pertemuan di Teheran, Sabtu (21/2), Pezeshkian menekankan tekad negara tersebut untuk mengatasi tantangan dan menjaga martabatnya.

Ket. Foto: Masoud Pezeshkian — Sumber: AFP/ Iranian Presidency

"Kami akan melakukan berbagai upaya dan tidak akan tunduk pada kesulitan apa pun yang kami hadapi," kata dia dalam pernyataan yang disiarkan langsung oleh stasiun televisi milik pemerintah Iran, IRIB TV. "Kami akan berupaya menciptakan martabat dan kebanggaan bagi negara kami, dan kami akan bekerja tanpa pamrih untuk negara kami," tegas dia.

Meski mengakui adanya berbagai kesulitan, Pezeshkian menyerukan kohesi nasional, dengan mendesak rakyat Iran untuk mengesampingkan perbedaan dan tetap bersatu.

Pernyataan Pezeshkian itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington DC, menyusul peningkatan kehadiran militer AS di Timur Tengah dan dua putaran perundingan nuklir tak langsung yang dilaksanakan bulan ini yang berfokus pada program nuklir Iran dan kemungkinan pencabutan sanksi AS. SB/Ant/Xinhua/I-1

  • Masoud Pezeshkian

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Antara, Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.