• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • The Mummy Returns Kembali ...

The Mummy Returns Kembali ke Bioskop untuk PeringatI Seperempat Abad Waralaba

Minggu, 22 Feb 2026, 00:28 WIB

Bulan Maret ini, film klasik petualangan-horor The Mummy Returns akan kembali tayang di bioskop-bioskop Amerika untuk memperingati ulang tahunnya yang ke-25.

Dari ScreenRant, The Mummy Returns adalah sekuel dari The Mummy. Film petualangan horor populer tahun 1999 ini merupakan pembuatan ulang dari film tahun 1932 dengan judul yang sama, yang dibintangi oleh Boris Karloff. Adaptasi ini disutradarai oleh Stephen Sommers dan menampilkan lebih banyak aksi, romansa, dan komedi. Proyek ini sukses secara komersial, begitu pula sekuelnya, yang menghasilkan 433 juta dolar di box office. Film ini menjadi film terlaris ketujuh pada tahun 2001.

Ket. Foto: Kesuksesan film The Mummy menunjukkan kepada studio-studio besar bahwa ada pasar yang sangat besar untuk film horor dan aksi. — Sumber: Istimewa

Film ini mengikuti kisah seorang anggota Legiun Asing Prancis, Rick O'Connell (Fraser), yang merupakan bagian dari batalion yang menemukan reruntuhan kerajaan Hamunaptra yang hilang. Peta menuju Hamunaptra akhirnya jatuh ke tangan kakak beradik Carnahan, Jonathan (John Hannah) dan Evie (Weisz). Bersama Rick sebagai pemandu mereka, mereka menuju kota yang hilang untuk mengungkap rahasia kuno dan makam yang terlupakan.

Film The Mummy Returns berfokus pada Rick dan Evie hampir satu dekade kemudian saat mereka melakukan perjalanan bersama putra mereka yang cerdas, Alex. Karakter tersebut mewarisi kecanggungan dan naluri mencari masalah dari orang tuanya. Selama salah satu petualangan mereka, Alex menemukan sebuah artefak yang mengarah ke makam Scorpion King (Dwayne Johnson).

Saat Johnson menjadi bintang utama di WWF, The Mummy Returns melambungkan namanya menjadi bintang. Waralaba tersebut menempatkannya di sorotan dan menampilkan bakatnya kepada khalayak yang lebih luas, membuka jalan bagi kariernya yang sukses. Dia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya dengan berterima kasih kepada Fraser karena telah memilihnya saat keduanya berada di acara Actors on Actors.

Kesuksesan film The Mummy menunjukkan kepada studio-studio besar bahwa ada pasar yang sangat besar untuk film horor dan aksi. Penonton sangat menginginkan film-film laris yang dapat menyeimbangkan kedua genre tersebut, sehingga menetapkan tren baru bagi industri hiburan.

Apa yang mungkin menjadi hiburan nostalgia bagi sebagian penonton akan menjadi pengalaman baru bagi yang lain. Film ini, yang kembali diputar di bioskop, merupakan bagian dari tren membawa kembali film-film favorit lama ke layar lebar.

Film-film monster produksi Universal Pictures terkenal karena mampu menarik penonton ke bioskop pada tahun 1930-an. Meskipun sukses pada masanya, era kebangkitan Dark Universe di tahun 2010-an gagal memenuhi ekspektasi. Remake The Mummy yang dibintangi Tom Cruise hanya mendapat rating 15 persen di Rotten Tomatoes. Sementara itu, The Mummy Returns mendapat rating jauh lebih tinggi, yaitu 46 persen dari para kritikus.

Universal saat ini meluncurkan kembali franchise tersebut dengan film The Mummy karya Lee Cronin pada tahun 2026 dan sekuel yang telah diumumkan yang dibintangi Fraser dan Weisz yang kembali sebagai Rick dan Evie pada tahun 2028. Berita ini menggembirakan para penggemar serial tersebut, karena Weisz tidak kembali untuk film Mummy ketiga , The Mummy: Tomb of the Dragon Emperor . Evie diperankan oleh aktris Maria Bello.

  • The Mummy

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.