Dirut Bulog Katakan Potensi Pasar Beras RI di Arab Saudi Cukup Besar
Minggu, 22 Feb 2026, 07:01 WIBJAKARTA â Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyebut potensi pasar beras dalam negeri di Arab Saudi cukup besar menyusul tingginya antusiasme terhadap kualitas beras nasional untuk memasok kebutuhan jemaah haji Indonesia.
Rizal mengatakan pihaknya telah melakukan survei langsung selama sepekan ke sejumlah kota di Arab Saudi untuk melihat peluang distribusi beras Indonesia.
Kunjungan tersebut mencakup Madinah, Makkah, dan Jeddah, yang menjadi pusat aktivitas penyediaan konsumsi bagi jemaah haji Indonesia.
"Luar biasa antusiasmenya, alhamdulillah. Dari teman-teman yang ada di Saudi, itu kan kebetulan kami survei ke sana kemarin seminggu ke Madinah, Makkah serta Jeddah. Nah, di sana kan banyak dapur-dapur yang akan mengelola makannya para jemaah haji Indonesia," kata Rizal di Jakarta, Sabtu (21/2).
Ia mengungkapkan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia juga telah menginstruksikan dapur-dapur penyedia makanan di Madinah dan Makkah untuk menggunakan beras premium asal Indonesia.
Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi peluang strategis bagi Bulog untuk memperluas pasar ekspor beras sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen beras berkualitas.
"Syukur alhamdulillah dari Kementerian Haji dan Umrah RI sudah memerintahkan ke seluruh dapur-dapur di Madinah dan Makkah wajib untuk menggunakan beras Indonesia," ujar Rizal.
Namun demikian, skema ekspor dan kerja sama lebih lanjut masih menunggu pembahasan dalam rapat koordinasi terbatas (Rakorta) di Kementerian Koordinator Bidang Pangan sebelum diumumkan secara resmi.
"Nah, ini kan nanti nunggu Rakortas dulu (yang diagendakan) Senin (23/2 red.)," imbuh Rizal.
Sebelumnya, Perum Bulog mulai membidik peluang ekspor beras premium ke Arab Saudi dengan menawarkan produk Beras Haji Nusantara kepada para importir setempat, sebagai bagian dari upaya memperluas pasar pangan Indonesia untuk kebutuhan jemaah haji dan umrah.
Dalam keterangan Tim Media Presiden di Jakarta, Sabtu (14/2) penawaran tersebut dilakukan dalam kegiatan Bridging Supply and Service: Business Matching for Indonesian F&B Distributors and Hajj Catering Providers yang diselenggarakan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi.
Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan antusias ini menjadi sinyal positif bagi peluang ekspor beras Indonesia untuk kebutuhan jemaah Haji dan Umrah.
"Setelah pemaparan dan uji cita rasa bersama para importir, respons yang kami terima sangat baik dan cukup menarik minat mereka," ujar Rizal.
- Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Mayoritas Siswa Sekolah Rakyat Ingin Kuliah, Kemensos Dorong Akses Pendidikan Berkelanjutan
-
Pariwisata Urban Jakarta Bisa Jadi Mesin Pencetak Uang, DPRD Sorot Glodok hingga Kota Tua
-
Kabar Baik bagi UMKM, OJK Longgarkan Aturan Kredit dengan Meniadakan Syarat Agunan
-
Kena Kartu Merah, Cristiano Ronaldo Terancam Absen di Awal Piala Dunia 2026
-
Miami Heat Taklukkan Memphis Grizzlies dengan Skor 136-120
-
Charlotte Hornets Uji Tren Kemenangan Saat Menjamu San Antonio Spurs
-
Program MBG: BGN Operasikan Kembali SPPG Sungai Raya di Karimun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.