Pesan Gubernur Pramono Anung ke Penerima KJMU: Lulus Tepat Waktu!

Kamis, 19 Feb 2026, 15:05 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri Forum Orientasi Penerima Baru Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap II Tahun 2025 di Balai Kota Jakarta, Kamis (19/2). Forum ini diikuti langsung oleh 100 mahasiswa dari tujuh perguruan tinggi di Jakarta serta sekitar 500 peserta dari luar DKI Jakarta melalui daring.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Pramono memberikan motivasi agar mahasiswa penerima manfaat memanfaatkan peluang pendidikan sebaik-baiknya. Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh penerima yang telah melewati proses seleksi ketat dan objektif.

Ket. Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri Forum Orientasi Penerima Baru Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap II Tahun 2025 di Balai Kota Jakarta, Kamis (19/2). Forum ini diikuti langsung oleh 100 mahasiswa dari tujuh perguruan tinggi di Jakarta serta sekitar 500 peserta dari luar DKI Jakarta melalui daring. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Gunakan kesempatan ini untuk diri sendiri, keluarga, dan masa depan. Momentum seperti ini tidak datang berkali-kali. Saya percaya dan meyakini bahwa untuk memutus garis ketidakberuntungan dalam keluarga, pendidikan adalah kuncinya. Beasiswa seperti KJMU inilah yang bisa membantu mewujudkannya," ujar Gubernur Pramono.

Ia menekankan bahwa beasiswa KJMU bukan hanya soal bantuan biaya pendidikan, tetapi juga pembinaan, pendampingan, dan berbagai kegiatan pengembangan diri. Kesempatan ini harus dimanfaatkan secara maksimal karena tidak semua orang memiliki peluang yang sama.

"Maka, kami mengharapkan para penerima mampu menjaga prestasi akademik, menyelesaikan studi tepat waktu, serta menjunjung tinggi integritas, disiplin, dan etika. Gunakan kesempatan untuk berorganisasi," jelasnya.

Lebih lanjut, Gubernur Pramono berharap cakupan KJMU ke depan tidak hanya untuk jenjang S1, tetapi juga S2 dan S3. Dengan begitu, semakin banyak generasi muda Jakarta bisa mengakses pendidikan tinggi secara berkelanjutan dan meraih prestasi maksimal.

Ia menambahkan, penerima KJMU diharapkan tumbuh menjadi generasi muda yang berprestasi, membanggakan, dan berkontribusi dalam transformasi Jakarta menuju kota global yang berkelanjutan. Bermimpi setinggi-tingginya dianggap sebagai pemicu untuk meraih prestasi terbaik.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menyampaikan bahwa pelaksanaan KJMU Tahap II 2025 memperkuat komitmen Pemprov DKI dalam membuka akses pendidikan dan memastikan keberlanjutan bantuan. Forum KJMU menjadi wadah komunikasi, penguatan jejaring, dan pengembangan kepemimpinan mahasiswa.

"Melalui forum ini, Dinas Pendidikan memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran sekaligus memperkuat pembinaan, pendampingan, dan komitmen akademik para penerima manfaat," ungkap Nahdiana.

Salah satu mahasiswa penerima KJMU, Galih Hidayatulloh dari Universitas Indonesia, menyampaikan rasa syukurnya atas beasiswa ini. Ia menilai KJMU mengubah masa depannya sehingga bisa menempuh pendidikan tanpa terbebani biaya.

"Saya pertama kali menerima KJMU karena saya dari keluarga yang kekurangan finansial, sehingga sangat membutuhkannya untuk melanjutkan pendidikan. Terima kasih banyak, Pak Gubernur. Saya akan menggunakan beasiswa ini sebaik mungkin untuk masa depan Indonesia emas," pungkas Galih.

Pada Tahap II Tahun 2025, KJMU diberikan kepada 16.920 mahasiswa yang tersebar di 97 perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia dan 17 perguruan tinggi swasta di DKI Jakarta. Dari jumlah tersebut, 2.524 adalah penerima baru dan 14.396 penerima lanjutan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.