Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengawasan Takjil untuk Mencegah Bahan Pangan yang Berbahaya

📅 Rabu, 18 Feb 2026, 22:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pengawasan Takjil untuk Mencegah Bahan Pangan yang Berbahaya Doc: Antara

Mataram - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Mataram meningkatkan pengawasan terhadap makanan-minuman takjil yang dijual selama Ramadan di berbagai titik keramaian di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepala BBPOM Mataram Yogi Abaso mengatakan pengawasan terhadap takjil untuk mencegah peredaran pangan yang mengandung bahan berbahaya.

"Kegiatan itu bertujuan memastikan pangan yang beredar aman, bermutu, dan layak konsumsi bagi masyarakat," ujarnya di Mataram, Rabu.

BBPOM Mataram menggelar uji cepat atau rapid test terhadap berbagai sampel takjil untuk memastikan kuliner tersebut tidak mengandung zat berbahaya bagi kesehatan manusia, seperti Formalin, Boraks, Rhodamin B, maupun Methanil Yellow.

Yogi menyampaikan bahwa pengawasan dilakukan terhadap sentra penjualan kuliner sore hari yang ramai dikunjungi masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.

Adapun fokus pengawasan BBPOM Mataram meliputi pengecekan izin edar, tanggal kedaluwarsa, kondisi kemasan, serta label produk.

"Kami memberikan edukasi kepada pedagang agar lebih teliti dalam menerima pasokan barang dan memastikan produk yang dijual telah memenuhi persyaratan keamanan pangan," ucapnya.

BBPOM Mataram mengimbau masyarakat agar menjadi konsumen cerdas dengan selalu memeriksa kondisi takjil sebelum membeli, terutama dari sisi warna, aroma, dan tekstur yang mencurigakan.

Kegiatan pengawasan takjil dilakukan secara berkala bersama pemerintah daerah selama periode awal hingga akhir Ramadan guna menjaga stabilitas dan keamanan pangan di seluruh wilayah Pulau Lombok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Olahraga
Janice/Hunter Melaju ke Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.