Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Tanjungpinang: Kenaikan Harga Cabai Jelang Ramadan Masih Wajar

📅 Rabu, 18 Feb 2026, 15:28 WIB | Oleh:
Pemkot Tanjungpinang: Kenaikan Harga Cabai Jelang Ramadan Masih Wajar Doc: ANTARA/Ogen
Ket. Warga Tanjungpinang, Kepri, belanja bahan pokok jelang Ramadhan 1447 Hijriah di kawasan pasar Bintan Center, Rabu (18/2).

TANJUNGPINANG -- Pemerintah Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyebutkan kenaikan harga komoditas cabai menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah masih dalam batas yang wajar.

Kepala Bidang Stabilisasi Harga dan Pengembangan Ekspor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) Kota Tanjungpinang Riyanto menyampaikan kenaikan harga cabai dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat serta penyesuaian biaya distribusi dari daerah pemasok.

"Tim kami terus melakukan monitoring perkembangan harga bahan pokok di pasar-pasar tradisional guna menjaga kelancaran distribusi barang dan stabilitas harga," kata Riyanto di Tanjungpinang, Rabu.

Berdasarkan hasil pemantauan terbaru di Pasar Bintan Center, kata dia, harga cabai merah keriting terpantau naik dari sebelumnya Rp62.000 per kilogram menjadi Rp72.000 per kilogram.

Begitu pula harga cabai rawit hijau juga mengalami kenaikan dari Rp66.000 menjadi sekitar Rp70.000 per kilogram di sejumlah pedagang.

Sementara, untuk komoditas daging sapi segar masih terpantau relatif normal, berkisar antara Rp155.000 hingga Rp160.000 per kilogram.

Lalu, daging beku terpantau di harga R135.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp130.000 per kilogram.

"Secara umum, komoditas bahan pokok lainnya masih terpantau stabil dan belum menunjukkan kenaikan yang signifikan," ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Tim Pemantauan Harga Disdagin Kota Tanjungpinang Malik Alsaleh menegaskan, pihaknya terus melakukan pemantauan harian terhadap perkembangan harga pangan di pasar.

"Kami setiap hari memantau perkembangan harga bahan pokok, tidak hanya menjelang bulan Ramadan, tetapi juga memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok bagi masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan pemantauan kondisi stok barang serta fluktuasi harga dilakukan di pasar tradisional, khususnya di Pasar Bintan Center dan Pasar Puan Perak, supaya masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan pokok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.