Pengamanan Rutan Palangka Raya Diperketat Selama Ramadan-Lebaran

Selasa, 17 Feb 2026, 16:36 WIB

PALANGKA RAYA -- Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Wayan Arya Budiartawan menegaskan pihaknya memperketat pengawasan selama bulan Ramadhan hingga Lebaran guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Wayan di Palangka Raya, Selasa mengatakan, langkah ini dilakukan dengan menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap setiap pelanggaran tata tertib dan setiap pelanggaran akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku.

Ket. Foto: Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Palangka Raya, Wayan Arya Budiartawan pada saat menyapa warga binaan pemasyarakatan. — Sumber: ANTARA/HO-Humas Rutan

"Peningkatan pengamanan dilakukan melalui deteksi dini serta pemetaan potensi gangguan keamanan di dalam rutan. Setiap WBP yang dinilai berpotensi mengganggu ketertiban akan dilakukan pengawasan lebih ketat," katanya.

Penempatan di kamar atau sel khusus diberlakukan bagi WBP yang melakukan pelanggaran berat, setelah melalui proses asessmen dan sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP).

“Penempatan di sel khusus tidak dilakukan secara sembarangan, tetapi melalui mekanisme yang jelas agar tetap sesuai prosedur dan ketentuan perundang-undangan,” ucapnya.

Wayan menuturkan, kebijakan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Setiap pelanggaran berat akan dicatat dalam Register F sebagai bagian dari administrasi pembinaan.

Selain itu, razia internal rutin digelar untuk mencegah masuknya barang terlarang. Sosialisasi tata tertib juga terus dilakukan agar seluruh WBP memahami hak dan kewajibannya selama menjalani masa pidana, khususnya di bulan Ramadhan.

“Pengamanan bukan hanya dilakukan saat terjadi pelanggaran, tetapi dimulai dari langkah pencegahan agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Di sisi lain, pembinaan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Program pembinaan kepribadian dan kemandirian, termasuk pembinaan keagamaan sesuai agama masing-masing WBP, tetap dilaksanakan selama Ramadhan.

Rutan Palangka Raya juga menjalankan program ketahanan pangan sebagai bagian dari pembinaan kemandirian, dengan melibatkan kerja sama berbagai pihak.

“Penegakan disiplin ini kami lakukan untuk menciptakan lingkungan yang aman, bukan sebagai hukuman tambahan. Kami ingin rutan tetap tertib dan proses pembinaan tetap berjalan sehingga warga binaan memiliki kesempatan untuk berubah,” kata Wayan.

  • Pengamanan Rutan

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.