Pemkab Penajam Paser Utara Pantau Harga-Pasokan Pangan saat Ramadan

Selasa, 17 Feb 2026, 09:12 WIB

PENAJAM PASER UTARA – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur melakukan pemantauan perkembangan harga maupun pasokan di sejumlah pasar tradisional di wilayah kabupaten setempat saat Ramadan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

"Pengawasan antisipasi kelangkaan bahan pangan yang memicu terjadinya kenaikan harga," ujar Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Kukmperindag) Kabupaten Penajam Paser Utara, Margono Hadisusanto, Selasa (17/2), ketika ditanya menyangkut komoditas pangan di Penajam.

Ket. Foto: Kios pedangan di salah satu pasar tradisional di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. — Sumber: ANTARA

Dari hasil pantauan secara umum kondisi harga pangan di pasaran masih terkendali dan beberapa komoditas mengalami penurunan harga, kata dia, salah satunya harga cabai di kisaran Rp60.000 per kilogram turun menjadi Rp35.000 per kilogram.

Bahan pangan, antara lain minyak goreng, beras, bawang merah dan bawang putih, serta sayur-sayuran dan komoditas pangan lainnya masih tersedia di pasaran dengan harga stabil.

"Harga daging sapi naik, tapi masih dalam batas wajar tercatat di kisaran Rp140 ribu per kilogram," jelasnya.

Ketersediaan bahan pangan berbagai komoditas di sejumlah pasar tradisional masih mencukupi kebutuhan permintaan masyarakat, lanjut dia, hingga memasuki Ramadan atau bulan puasa

"Harga masih relatif stabil dan persediaan masih cukup aman saat bulan puasa," tambahnya.

Kendati saat ini harga kebutuhan bahan pokok masih relatif stabil, tetapi terdapat potensi kenaikan seiring meningkatnya permintaan masyarakat menjelang dan saat Ramadan, juga menjelang Idul Fitri.

"Jika ditemukan kenaikan harga pangan signifikan dilakukan operasi pasar," kata Margono Hadisusanto.

  • Pemkab Penajam Paser Utara

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

Hujan Kalsel Diprakirakan Meningkat Oktober, BMKG Sebut Bisa Bantu Atasi Karhutla.

Karhutla Tanah Bumbu, Polisi Bagikan Masker untuk Lindungi Warga dari Asap.

Karhutla Jadi Perhatian, Papua Tengah Bentuk Satgas untuk 8 Kabupaten.

Kementerian PU Turun Tangani Karhutla di Tanjung Selor, Kaltara.

Kabut Asap Karhutla Muncul, Pelayaran Speedboat Tanjung Selor-Tarakan Tetap Normal.

Sungai Musi Dipenuhi Sampah, Wali Kota Palembang Ajak Warga Bergerak.

Pemerintah Luruskan Istilah “Emas di Bawah Bantal”, Ternyata Ada 1.800 Ton Senilai Rp4.000 Triliun

Mau Selamatkan Harimau? Rantai Makanan Harus Dijaga.

Rayakan 5 Abad Banjarmasin, Festival Tari Daerah Jadi Upaya Lestarikan Tradisi.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.