Sepanjang 2026, Rupiah Melemah 0,39%, 16 Februari 2026

Senin, 16 Feb 2026, 08:20 WIB

JAKARTA – Rupiah cenderung melemah sepanjang tahun ini, mencerminkan tekanan ganda dari dinami­ka global dan faktor domestik, mulai dari penguatan dol­lar AS hingga persepsi risiko terhadap ekonomi nasional. Hingga pertengahan Februari, nilai tukar bahkan bertahan di atas asumsi APBN 2026 di level 16.500 rupiah per dollar, menandakan pasar masih bersikap wait and see terhadap arah kebijakan fiskal dan moneter.

Hingga penutupan perdagangan di pasar uang antar­bank, Jumat (13/2), kurs rupiah terhadap dollar AS mele­mah 65 poin atau 0,39 persen. Kurs rupiah akhir pekan lalu ditutup di level 16.836 rupiah per dollar AS atau melemah dari penutupan 30 Desember 2025 di level 16.771 rupiah per dollar AS.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Seperti diketahui, nilai tukar rupiah pada penutupan per­dagangan di Jakarta, Jumat (13/2), bergerak melemah 8 poin atau 0,05 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.836 ru­piah per dollar AS.

“Nilai tukar rupiah (bergerak) sangat terbatas dan cen­derung konsolidatif. Pasar tampak berada dalam fase wait and see, terutama menanti arah pergerakan dollar AS dan sentimen global,” ucap Research and Development Indo­nesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Taufan Dimas Hareva di Jakarta.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.