Masyarakat Belitung Lestarikan Tradisi Ruwahan Sambut Ramadan 

Senin, 16 Feb 2026, 12:20 WIB

TANJUNG PANDAN – Masyarakat Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), melestarikan tradisi ruwahan guna menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026.

"Tradisi ruwahan yang diikuti ratusan masyarakat atau jamaah di masjid untuk menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah," kata Tokoh Adat Belitung Mukti Maharip di Tanjungpandan, Senin (16/2).

Ket. Foto: Tradisi Ruwahan di Kabupaten Belitung, di Tanjungpandan, Senin (16/2/2026) — Sumber: ANTARA

Ia mengatakan tradisi ruwahan sekaligus sebagai sarana memperkuat tali silaturahmi. Tradisi ini diisi dengan doa dan makan bersama Bedulang oleh semua peserta sebagai simbol kebersamaan.

"Makan yang ada di dalam dulang, dimakan bersama oleh beberapa orang, sehingga saling merasakan makanan yang disajikan dalam dulang itu," kata dia.

Dia mengakui kegiatan ruwahan baru dua tahun ini diselenggarakan dan dijadwalkan tahun depan menggelar kegiatan serupa dengan harapan kegiatan lebih meriah.

"Kami berkeyakinan kegiatan ruwahan, Insya Allah mendatangkan keberkahan," kata Mukti Maharip.

Selain kegiatan ruwahan, menyambut bulan Ramadan sebagian umat Muslim di Belitung menggelar tradisi ziarah ke tempat pemakaman.

"Semoga kita diberikan kekuatan dan kesehatan dalam menjalankan rangkaian ibadah di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah," katanya.

Salah satu peziarah, Seno, mengatakan ziarah ke makam untuk mendoakan orang tuanya yang sudah meninggal dunia.

"Ziarah ke makam orang tua, kami lakukan setiap tahun menjelang Ramadan dan rutin dilakukan juga ziarah setiap hari Jumat," kata dia.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.