Harga Bahan Pokok Mulai Naik? Tenang, Jembrana Turun Tangan Lewat Pasar Murah

Minggu, 15 Feb 2026, 17:45 WIB

JEMBRANA – Menjelang Ramadan, belanja dapur biasanya ikut naik level, dari beras, minyak goreng, sampai gula, semua jadi buruan.

Di sinilah operasi pasar murah terasa penting banget: bukan cuma bantu menahan lonjakan harga, tapi juga jadi penyelamat dompet warga.

Ket. Foto: Operasi pasar menjelang Ramadhan di Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Minggu (15/2/2026). — Sumber: ANTARA/ HO-Humas Pemkab Jembrana

Lewat kolaborasi pemerintah daerah, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, dan Perum Bulog, stok pangan digelontorkan langsung ke masyarakat dengan harga lebih ramah.

Hasilnya? Pasar jadi lebih tenang, pedagang nggak main harga, dan masyarakat bisa fokus menyambut Ramadan tanpa deg-degan mikirin kebutuhan pokok. Sederhana, tapi dampaknya besar: menjaga daya beli sekaligus bikin suasana puasa terasa lebih adem.

Pemerintah Kabupaten Jembrana bersama Pemerintah Provinsi Bali dan Perum Bulog mengendalikan inflasi menjelang Ramadhan 2026 dengan operasi pasar murah.

"Dalam bulan Ramadhan tahun ini, juga ada Hari Raya Nyepi, sehingga agar tidak terjadi inflasi serta kenaikan harga bahan pokok karena kebutuhan masyarakat meningkat, kami melakukan operasi pasar," kata Sekda Jembrana I Made Budiasa saat operasi pasar di Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, Minggu (15/2).

Dia mengatakan pihaknya terus memantau pergerakan harga bahan pangan, agar segera bisa mengambil tindakan jika harga kebutuhan pokok melambung tinggi.

Menurut dia, saat ini terjadi kenaikan harga telur, ayam ras dan cabai rawit, namun masih dalam batas yang wajar.

"Meski kenaikan harga masih wajar, kami tetap melakukan operasi pasar untuk memastikan daya beli masyarakat terjaga," katanya.

Dengan operasi pasar menjelang Ramadhan ini pihaknya berharap, tidak terjadi lonjakan inflasi yang signifikan di Kabupaten Jembrana.

Di operasi pasar ini kebutuhan pokok dijual di bawah harga pasaran seperti beras 5 kg dengan harga Rp58.000, gula pasir Rp17.200 per kilogram dan minyak goreng Rp15.500 per liter.

Selain itu juga dijual bumbu dapur, kue serta produk olahan pangan dari UMKM Jembrana.

"Operasi pasar ini merupakan salah satu strategi pengendalian inflasi daerah secara menyeluruh," kata Budiasa.

Operasi pasar ini disambut antusias masyarakat yang memadati areal pasar murah tersebut.

  • Gerakan Pangan Murah (GPM)
  • stabilitas harga pangan
  • operasi pasar murah

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.