Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru Masih Tinggi 

📅 Minggu, 15 Feb 2026, 23:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru Masih Tinggi  Doc: Antara

Lumajang - Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi Lana Satria mengatakan aktivitas Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur masih tinggi ditandai kejadian awan panas guguran (APG) berulang pada periode pengamatan 1-14 Februari 2026.

"Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental pada Sabtu (14/2) teramati dua kali kejadian APG dengan jarak luncur mencapai 6.000 meter dari puncak ke arah tenggara," katanya dalam keterangan tertulis diterima di Lumajang, Minggu.

Selain itu, selama periode 1-13 Februari 2026, APG juga beberapa kali teramati dengan jarak luncur 2.500-4.000 meter disertai dengan aktivitas guguran material.

"Aktivitas kegempaan didominasi oleh gempa letusan, gempa guguran, gempa embusan, dan tremor harmonik. Gempa yang terekam mengindikasikan bahwa masih adanya suplai dari bawah permukaan Gunung Semeru bersamaan dengan pelepasan material ke permukaan melalui letusan dan embusan," katanya.

Data pemantauan tiltmeter pada Stasiun Tiltmeter Argosuko pada komponen tadial menunjukkan adanya akselerasi/perubahan yang cepat, diinterpretasikan sebagai respons mekanik lokal pada sistem dangkal.

"Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi maka tingkat aktivitas Gunung Semeru tetap pada Level III (Siaga) dengan rekomendasi utama agar masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah Jonggring Seloko," katanya.

Selain itu, masyarakat tidak boleh memasuki sektor tenggara sejauh 13 kilometer dari puncak ke arah tenggara yang dapat meluas hingga 17 kilometer di sepanjang aliran Besuk Kobokan.

Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.