Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina EP Jambi Bersama PGN Teken PJBG Perkuat Ketahanan Energi 

3 Selasa, 03 Nov 2026, 10:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina EP Jambi Bersama PGN Teken PJBG Perkuat Ketahanan Energi  Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina EP Jambi Bersama PGN Teken PJBG Perkuat Ketahanan Energi  Doc: ANTARA
Ket. Pertamina EP Jambi bersama PGN jalin kesepakatan penjualan gas di lapangan Sengeti Kabupaten Muaro Jambi.

KOTA JAMBI – Pertamina EP Jambi bersama PT Perusahaan Gas Negara (PGN) resmi menandatangani perjanjian jual beli gas (PJBG) untuk perkuat ketahanan energi dalam bentuk kontrak berjangka waktu tujuh tahun terhitung efektif mulai 1 Desember 2028.

"Melalui skema komersialisasi yang tepat, pengembangan Lapangan Sengeti menjadi semakin feasible (layak) untuk direalisasikan sehingga dapat mendukung kebutuhan energi domestik sekaligus peningkatan pemanfaatan gas bumi nasional," kata Direktur 1 PT Pertamina EP Muhamad Arifin melalui keterangan tertulis di Jambi, Selasa (03/11).

Ia menjelaskan, komersialisasi Lapangan Sengeti merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam mengoptimalkan potensi ladang gas alam (gas stranded) yang sebelumnya belum termanfaatkan secara maksimal akibat keterbatasan akses pasar dan infrastruktur.

Penandatanganan strategis yang menandai optimalisasi pemanfaatan sumber daya gas domestik serta penguatan ketahanan energi nasional.

Melalui kesepakatan tersebut, PEP Jambi akan memasok gas dengan volume lebih dari 5 Juta Standar Kaki Kubik per Hari (MMSCFD) sesuai ketentuan PJBG, dengan estimasi nilai kontrak mencapai Rp1,6 triliun.

​Arifin menambahkan, nantinya pasokan gas dari Lapangan Sengeti diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan sektor industri serta kelistrikan di wilayah Sumatra dan sekitarnya melalui jaringan pelanggan komersial PGN.

Kerja sama ini sekaligus diharapkan memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian target produksi gas Regional 1 Sumatra.

Saat ini, Regional 1 menetapkan target kontribusi gas dari Zona 1 sebesar 37 persen dari total target produksi gas Regional 1.

Produksi dari Lapangan Sengeti sendiri diproyeksikan menyumbang sekitar 4 persen dari total keseluruhan produksi gas di Zona 1.
​Selain memperkokoh pasokan energi nasional, proyek hulu migas ini diyakini mampu menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi daerah.

Lanjut dia, pemanfaatan gas sebagai sumber energi yang kompetitif diharapkan mendongkrak perkembangan industri lokal, membuka ruang usaha baru, serta menyerap tenaga kerja di wilayah sekitar.

​PEP memandang prospek permintaan gas di Pulau Sumatra menunjukkan tren peningkatan seiring eskalasi kebutuhan energi domestik dan akselerasi transisi menuju energi bersih.

Kondisi ini membuka peluang lebar bagi optimalisasi potensi gas dari berbagai lapangan migas yang dikelola perusahaan agar terserap secara maksimal di pasar dalam negeri.

"Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina EP dalam mendukung pemanfaatan sumber daya energi nasional secara optimal, sekaligus memperkuat sinergi hulu-hilir untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat dan sektor industri," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Ekspor Indonesia ke China Tembus US$54,17 Miliar! Komoditas Apa yang Paling Diburu?

Ekspor Indonesia ke China Tembus US$54,17 Miliar! Komoditas Apa yang Paling Diburu?

03 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.