Geliat Imlek 2026 di Glodok: Berburu Pernak-Pernik hingga Penertiban Kawasan

Sabtu, 14 Feb 2026, 02:25 WIB

JAKARTA - Menjelang Tahun Baru Imlek 2026, kawasan Glodok, Jakarta Barat, mulai dipadati pengunjung. Warga terlihat berburu aneka pernak-pernik dan perlengkapan khas Imlek, mulai dari lampion, angpao, lilin, hingga hiasan shio yang dijajakan di sepanjang pertokoan.

Aktivitas belanja meningkat terutama di sekitar pusat perdagangan lama Glodok. Toko-toko aksesoris dan perlengkapan sembahyang tampak ramai didatangi pembeli yang mempersiapkan kebutuhan perayaan bersama keluarga.

Ket. Foto: Menjelang Tahun Baru Imlek 2026, kawasan Glodok, Jakarta Barat, mulai dipadati pengunjung. Warga terlihat berburu aneka pernak-pernik dan perlengkapan khas Imlek, mulai dari lampion, angpao, lilin, hingga hiasan shio yang dijajakan di sepanjang pertokoan. — Sumber: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh

Salah satu pengunjung, Lina (35), warga Jakarta Utara, mengaku setiap tahun datang ke Glodok untuk mencari dekorasi Imlek. Menurut dia, pilihan barang di kawasan tersebut lebih lengkap dan variatif.

"Kalau cari hiasan Imlek memang paling lengkap di sini. Sekalian ajak anak lihat suasananya, biar terasa momen perayaannya," ujarnya saat ditemui di sela berbelanja.

Hal senada disampaikan Kevin (38), yang datang bersama istrinya untuk membeli lampion dan amplop angpao. Ia menilai suasana Glodok menjelang Imlek selalu menghadirkan nuansa khas yang tidak ditemukan di pusat perbelanjaan modern.

"Di sini lebih terasa atmosfernya. Ramai, tapi itu yang bikin hidup," katanya.

Di sisi lain, meningkatnya aktivitas di kawasan Pancoran, Glodok, juga diikuti penertiban oleh aparat gabungan. Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Sosial (Dinsos) menggelar operasi untuk menjaga ketertiban umum.

Operasi tersebut menyasar Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), parkir liar, serta pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar dan bahu jalan sepanjang kawasan Pancoran, Glodok. Penertiban dilakukan agar arus pejalan kaki dan kendaraan tetap lancar di tengah lonjakan pengunjung.

"Di sini tidak boleh untuk berjualan. Silahkan dibereskan karena trotoar ini untuk pejalan kaki," kata Kepala Satpol PP Kecamatan Tamansari, Goodman Sidabutar, kepada sejumlah PKL saat operasi berlangsung.

Sejumlah pedagang mengaku memahami langkah penertiban tersebut, meski berharap tetap dapat berjualan di lokasi yang diperbolehkan.

Dengan meningkatnya kunjungan dan pengawasan yang diperketat, kawasan Glodok kembali menjadi pusat aktivitas warga menjelang Tahun Baru Imlek. Perpaduan antara tradisi belanja tahunan dan penataan kawasan menjadi bagian dari dinamika perayaan di salah satu sentra budaya Tionghoa di Jakarta tersebut.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.