Pemerintah Pastikan Aktivitas Sosial dan Pembelajaran di Daerah Terdampak Bencana Berangsur Normal, Perbaikan Infrastruktur Dikebut
Jumat, 13 Feb 2026, 07:55 WIBJAKARTA - Tim Media Presiden melaporkan aktivitas sosial dan pembelajaran di wilayah terdampak bencana telah berangsur normal, upaya pembersihan dan perbaikan infrastruktur publik tetap berjalan sebagai bagian dari pemulihan berkelanjutan.
Laporan yang diterima di Jakarta pada Jumat (13/2) menyebutkan, di berbagai daerah terdampak prajurit TNI bekerja menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, hingga gerobak untuk membersihkan sisa lumpur banjir, melakukan pengecatan, serta memperbaiki bangunan.
Kegiatan ini dilakukan di sekolah, balai pengajian, rumah ibadah, hingga fasilitas publik lain yang menjadi pusat aktivitas warga.
Di Pidie Jaya, Aceh, personel TNI melaksanakan pengecatan fasilitas pendidikan serta pembersihan balai meunasah dan balai pengajian agar kembali nyaman digunakan masyarakat.
Upaya serupa juga berlangsung di Aceh Tamiang, di mana pembersihan sekolah dasar dan menengah dilakukan untuk mendukung keberlanjutan proses belajar mengajar. Beberapa sekolah yang menjadi sasaran pembersihan antara lain SDN Benua Raja dan SMPN 3 Kejuruan Muda di Kecamatan Rantau.
Sementara di wilayah Sumatera Utara, kegiatan pemulihan menyasar sekolah, pasar desa, serta rumah ibadah lintas agama. Pembersihan dilakukan oleh TNI bersama warga di sejumlah fasilitas pendidikan, di antaranya madrasah ibtidaiyah dan sekolah dasar di Desa Hutagodang, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Pembersihan rumah ibadah lintas agama juga dilakukan secara gotong royong. Salah satu contohnya adalah pembersihan gereja dan masjid di Desa Hutagodang dan Desa Aek Ngadol, Kecamatan Batangtoru yang melibatkan personel TNI dan masyarakat setempat.
Perbaikan ini tidak hanya berfokus pada aspek fisik bangunan, tetapi juga pada pemulihan ruang sosial masyarakat. Sekolah, tempat ibadah, pasar, dan balai desa berperan penting sebagai pusat interaksi, pembelajaran, serta penguatan nilai kebersamaan warga.
Melalui kerja terpadu antara TNI dan masyarakat, pemerintah menegaskan bahwa proses pemulihan pascabencana tidak berhenti ketika kondisi mulai stabil. Perhatian terhadap fasilitas publik terus dilakukan agar kehidupan sosial masyarakat dapat berjalan lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan.
- Perbaikan Infrastruktur
- Daerah terdampak Bencana
- Pemerintah
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
John Herdman Minta Timnas Indonesia Jaga Momentum Positif
-
Pemerintah Harus Segera Terapkan Kebijakan yang Tepat Antisipasi Dampak Perang AS-Iran
-
Pemprov Jawa Tengah Masih Gratiskan PKB dan BBNKB Kendaraan Listrik
-
Kawasan Pasar Johar Dikembangkan Jadi Pusat Perdagangan Semarang
-
Pemerintah Proyeksi Tarif RI Jadi 18 Persen Usai Negosiasi dengan AS
-
Stasiun Cepu Catat 8.764 Penumpang saat libur Tahun Baru Islam
-
BMKG: Indonesia Berpotensi Hujan Lebat akibat Sirkulasi Siklonik di Perairan Papua
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.