500 Pedagang Pasar Tumpah Direlokasi ke Pasar Baru Cikarang
Jumat, 13 Feb 2026, 23:45 WIBRelokasi 500 lapak pedagang pasar tumpah dari sepanjang Jalan RE Martadinata dan Kapten Sumantri atau area Sentra Grosir Cikarang (SGC) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, ke Pasar Baru Cikarang menjadi solusi utama mengembalikan fungsi jalan.
Demikian disampaikan Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja saat meninjau langsung proses relokasi pedagang pasar tumpah oleh tim gabungan terdiri atas Satpol PP, unsur TNI/Polri, aparatur desa dan kecamatan, organisasi masyarakat, tokoh masyarakat hingga para pedagang.
"Relokasi ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi jalan raya sebagaimana mestinya sekaligus menata aktivitas perdagangan agar lebih tertib. Alhamdulillah kegiatan berlangsung tertib dan kondusif," katanya di Cikarang, Jumat.
Dirinya mengaku keberadaan pasar tumpah tersebut kerap dikeluhkan warga setempat hingga pengendara yang melintas karena aktivitas perniagaan di lokasi itu memanfaatkan separuh badan jalan.
Kondisi itu memicu kemacetan panjang yang menjalar hingga ratusan meter pada setiap harinya, terlebih saat jam-jam sibuk aktivitas masyarakat. Sejumlah pengendara bahkan rela memutar jalan untuk menghindari macet di area tersebut.
"Sekarang sudah normal lagi, 500 pedagang berikut lapaknya kini telah mengisi lokasi baru. Sebagian pedagang menempati area dalam pasar, sementara beberapa masih menyesuaikan penempatan," katanya.
Pemerintah daerah setelah tuntas merelokasi pedagang juga akan melakukan penataan di kawasan tersebut, mencakup pembenahan infrastruktur penunjang termasuk perbaikan saluran air di depan pasar yang kerap tergenang.
"Saat ini fokus utama kami adalah memastikan proses relokasi berjalan lancar. Setelah penataan selesai, pemerintah daerah akan mengoptimalkan potensi sektor pendukung seperti parkir, kebersihan dan listrik," katanya.
Asep menyebut penataan ruang pada titik relokasi pedagang pasar tumpah SGC juga diharapkan akan mampu meningkatkan pendapatan asli daerah melalui sektor pajak serta retribusi.
"Kami juga telah menyiapkan tempat pembuangan sampah serta area parkir. Ke depan bisa menjadi potensi pendapatan daerah. Namun saat ini yang terpenting adalah relokasi mampu mengurai kemacetan. Kalau sudah di dalam, mudah-mudahan tidak macet. Kemarin macet karena di luar."
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.