Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Prabowo Minta Pemanfaatan Teknologi Olah Sampah Skala Mikro Dipercepat

📅 Kamis, 12 Feb 2026, 09:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Prabowo Minta Pemanfaatan Teknologi Olah Sampah Skala Mikro Dipercepat Doc: BPMI Setpres
Ket. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti rapat terbatas membahas program "waste-to-energy" di Kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto untuk mempercepat pemanfaatan teknologi pengolahan sampah skala mikro yang saat ini telah dikembangkan oleh beberapa kampus di Indonesia.

Dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (11/2), Brian memaparkan sejumlah teknologi pengolahan skala mikro itu kepada Presiden, mengingat program pengolahan sampah menjadi energi (waste-to-energy) merupakan salah satu isu yang dibahas saat rapat.

"Bapak Presiden memberikan arahan, selain tentu waste-to-energy yang tetap terus berjalan, beberapa teknologi pengolahan sampah skala mikro yang memang sudah dikembangkan di beberapa kampus, tadi diminta oleh Bapak Presiden untuk dilakukan percepatan," kata Brian Yuliarto menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Istana, Jakarta, selepas rapat.

Oleh karena itu, Brian menjelaskan kementerian akan mempercepat tahapan pengembangannya, termasuk uji coba teknologi buatan beberapa kampus itu sehingga pengolahan sampah skala mikro dapat segera dilakukan.

Brian menargetkan uji coba itu dapat dilakukan di beberapa kelurahan dan desa pada tahun ini.

"Ada beberapa teknologi tadi dibicarakan. Kita akan segera pilih. Ada juga (yang) akan berjalan bersama Danantara sehingga nantinya penanganan sampah juga akan berjalan di level-level mikro, di tingkat kelurahan, lebih efektif," ujar Brian.

Beberapa teknologi pengolahan sampah yang dibahas itu di antaranya menggunakan metode gasifikasi, kemudian plasma-assistend, dan reaktor plasma dingin.

"Kami akan kaji lagi mana yang paling baik," tambahnya.

Teknologi tersebut, Brian melanjutkan akan dirancang untuk mengolah sampah hingga 10 ton, mengingat rata-rata sampah yang dihasilkan di tingkat kelurahan mencapai 10 ton per hari.

Jika nantinya teknologi skala mikro itu dapat dimanfaatkan, Brian berharap ke depan mobilisasi sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) pun berkurang, karena sampah rumah tangga telah habis diolah di tingkat desa/kelurahan.

"Jadi, sampah tidak perlu dibuang jauh-jauh ya. Jadi, semuanya bisa ditangani di tingkat kelurahan," katanya.

Brian kemudian menambahkan kementeriannya juga akan bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk memastikan teknologi yang digunakan itu nantinya tidak berdampak buruk terhadap lingkungan.

"Kami akan segera melakukan rapat dengan (Kementerian) Lingkungan Hidup, dengan Danantara untuk pengembangan teknologinya lebih massal ya sehingga standarnya juga lebih baik, dan juga tadi dengan pemerintah daerah kami akan segera uji coba di beberapa kota. Harapannya juga bisa mempercepat penanganan sampah sambil menunggu (proyek) waste-to-energy yang sedang dijalankan Danantara (juga) berjalan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Blok M Hub Ditata, Pramono ...
Daerah
Hang Nadim Masih Berasap, P...
Megapolitan
Transfer ke Daerah Menjadi ...
Olahraga
Ada Harapan dari Sepak Takr...

Pertamina Patra Niaga Umumkan Harga BBM Per 1 Oktober

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pertamina Patra Niaga Umumk...
Advertisement
Kapolri Diganti, Paripurna DPR Setujui Komjen Suyudi Gantikan Jenderal Listyo Sigit

Kapolri Diganti, Paripurna DPR Setujui Komjen Suyudi Gantikan Jenderal Listyo Sigit

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.