Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kejar Krisis Dokter, 160 Prodi Spesialis Resmi Dibuka

📅 Kamis, 12 Feb 2026, 23:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kejar Krisis Dokter, 160 Prodi Spesialis Resmi Dibuka Doc: Antara
Ket. Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia Mukhamad Najib memberi keterangan di Jakarta, Kamis (12/2).

Jakarta - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyetujui pembukaan sedikitnya 160 program pendidikan dokter spesialis dan sub-spesialis, baik di kampus negeri maupun swasta untuk memenuhi kebutuhan sektor itu di Indonesia.

"Dari target 148 program pendidikan dokter spesialis baru, kami telah menyetujui sebanyak 160 program studi baru," kata Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia Mukhamad Najib di Jakarta, Kamis (12/2).

Menurut dia, Presiden Prabowo Subianto sempat menyampaikan satu amanat yaitu membutuhkan banyak dokter spesialis, karena selama ini dokter spesialis sangat jarang.

Sehingga kata Najib, Presiden RI menargetkan kepada Kemdiktisaintek agar bisa membuka 148 program pendidikan dokter spesialis dan sub-spesialis supaya dapat mencetak dokter spesialis di Indonesia.

Pada saat itu, lanjut Najib, pihaknya ragu dengan apa yang diinginkan oleh Presiden, namun karena itu merupakan amanat sehingga Kemdiktisaintek terus berupaya memenuhi target tersebut.

"Ini cukup berat, tapi setelah diupayakan dan menunjuk sejumlah universitas yang dianggap mampu, maka sampai saat ini sudah ada 160 program pendidikan dokter spesialis yang terdiri dari 128 spesialis dan sisanya sub-spesialis," ujarnya.

Ia berharap dengan semakin banyaknya universitas negeri maupun swasta yang membuka program tersebut dapat menghasilkan dokter-dokter yang berkompeten.

Selain itu, Najib juga meminta agar dokter senior supaya tidak memberikan tekanan yang berlebihan kepada dokter yang mengambil program pendidikan dokter spesialis.

"Jangan sampai ada perundungan, apalagi ada yang sampai bunuh diri, untuk itu, kami berpesan agar jangan sampai ada hal itu," katanya saat meluncurkan program pendidikan dokter spesialis yaitu Fakultas Kedokteran Universitas YARSI, Universitas Katolik Atma Jaya dan Universitas Pelita Harapan (UPH) itu.

Diketahui, hingga saat ini jumlah dokter spesialis di Indonesia tercatat sekitar 51.949 orang atau masih jauh dari kebutuhan ideal. 

Berdasarkan perhitungan ideal rasio dokter spesialis 0,28 per 1.000 penduduk maka Indonesia masih kekurangan sekitar 30.000 dokter spesialis untuk memenuhi standar pelayanan kesehatan. 

Sementara itu, produksi dokter spesialis melalui program pendidikan saat ini hanya sekitar 2.700 lulusan per tahun atau jauh di bawah kebutuhan yang diperkirakan mencapai 32.000 per tahun untuk mengejar target ideal tersebut.-

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...

Pemerintah Tetapkan Tarif Platform Ojol 8 Persen

53 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Pemerintah Tetapkan Tarif P...
Advertisement
Event Jakarta Akhir Pekan 10-11 Oktober: Ada Avenged Sevenfold hingga Victoria Run

Event Jakarta Akhir Pekan 10-11 Oktober: Ada Avenged Sevenfold hingga Victoria Run

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.