Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

CBN Gandeng Trend Micro Hadirkan Keamanan Siber Berbasis AI Terintegrasi dalam Layanan Internet

📅 Rabu, 11 Feb 2026, 20:17 WIB | Oleh:
CBN Gandeng Trend Micro Hadirkan Keamanan Siber Berbasis AI Terintegrasi dalam Layanan Internet Doc: CBN
Ket. Peresmian kerja sama antara CBN dan Trend Micro. Kedua perusahaan berkolaborasi menghadirkan solusi keamanan siber berbasis AI yang terintegrasi dalam layanan internet, melindungi pengguna individu hingga enterprise dari scam, phishing, dan malware.

JAKARTA — Pertumbuhan pesat ekosistem digital di Indonesia turut diiringi dengan meningkatnya risiko kejahatan siber, mulai dari penipuan digital (scam), phishing, pencurian identitas, hingga serangan malware yang menargetkan pengguna individu maupun pelaku bisnis.

Menjawab tantangan tersebut, CBN berkolaborasi dengan Trend Micro untuk menghadirkan solusi keamanan siber terintegrasi berbasis Artificial Intelligence (AI) yang telah termasuk dalam layanan internet CBN, guna melindungi pengguna personal, keluarga, serta pelanggan enterprise.

Berdasarkan data terbaru, skor National Cybersecurity Index (NCSI) Indonesia pada tahun 2025 tercatat sebesar 47,5 poin dan berada di peringkat ke-84 dunia, masih tertinggal dibandingkan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara. Kondisi ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi digital serta adopsi solusi keamanan siber yang andal menjadi kebutuhan mendesak, baik bagi masyarakat maupun dunia usaha.

“Ancaman siber saat ini tidak lagi hanya menyasar perusahaan besar, tetapi juga pengguna individu serta perangkat kerja jarak jauh atau bring-your-own-device (BYOD) yang semakin umum digunakan. Melalui kolaborasi dengan Trend Micro, CBN menghadirkan solusi keamanan siber yang telah terintegrasi dengan layanan internet, sehingga pelanggan dapat menikmati konektivitas cepat sekaligus perlindungan digital yang menyeluruh,” ujar Dedy Handoko, Commerce Director CBN.

Portofolio produk keamanan Trend Micro yang akan dihadirkan melalui CBN mencakup Scam Check, Mobile Security, Identity Protection (IDP), VPN, Mobile Security Plus, serta Device Security Pro. Seluruh produk ini dirancang untuk memberikan perlindungan multi-perangkat, mulai dari smartphone, tablet, laptop, hingga desktop, dengan proses instalasi yang sederhana serta didukung teknologi AI untuk mendeteksi ancaman secara real-time.

 Kevin Ono, Managing Director Dai Ngunyen International Plc selaku distributor Trend Micro consumer solutions di Asia Tenggara, mengatakan, bersama dengan CBN, Trend Micro berupaya mewujudkan visi bersama untuk mengamankan kehidupan digital masyarakat Indonesia di seluruh segmen, dengan menghadirkan solusi keamanan siber yang komprehensif untuk individu serta selaku distributor dan mitra penjualan resmi untuk segmen enterprise.

“Pendekatan ini semakin memperkuat peran CBN, tidak hanya sebagai penyedia konektivitas, tetapi juga sebagai agregator solusi keamanan siber end-to-end dalam ekosistem digital Indonesia,” ujar dia melalui siaran pers pada hari Rabu (11/2).

Beberapa kapabilitas utama yang ditawarkan dalam dari keamanan Trend Micro meliputi adalah Deteksi Scam & Phishing Berbasis AI, sebuah teknologi berbasis AI untuk mendeteksi dan memblokir penipuan digital, phishing, serta social engineering yang semakin kompleks.

Perlindungan Multi-Perangkat Terintegrasi, satu lisensi untuk melindungi berbagai perangkat digital dalam satu ekosistem pengguna. VPN dengan Enkripsi Setara Standar Perbankan, untuk menjaga privasi dan keamanan data saat mengakses internet, termasuk melalui jaringan public

Perlindungan Identitas & Pemantauan Dark Web untuk memantau potensi kebocoran data pribadi serta resiko pencurian identitas digital. Terakhir Parental Control guna membantu orang tua mengelola dan membatasi akses anak terhadap konten digital secara aman.

Melalui pendekatan ini, keamanan siber tidak lagi menjadi fitur tambahan, melainkan bagian integral dari pengalaman berinternet yang aman, nyaman, dan terpercaya. Di tengah meningkatnya intensitas serangan siber, kolaborasi antara CBN dan Trend Micro diharapkan dapat mendorong pergeseran paradigma dari perlindungan digital yang reaktif menjadi keamanan siber yang proaktif dan berkelanjutan, sekaligus mendukung ketahanan digital nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

29 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.