Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Sumsel Terima 41 Ribu Dosis Vaksin PMK Jelang Idul Adha

📅 Senin, 09 Feb 2026, 15:27 WIB | Oleh:
Pemprov Sumsel Terima 41 Ribu Dosis Vaksin PMK Jelang Idul Adha Doc: ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri
Ket. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menerima sebanyak 41 ribu dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) untuk mengantisipasi potensi penularan pada hewan ternak menjelang Hari Raya Idul Adha 2026.

PALEMBANG -- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menerima sebanyak 41 ribu dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) untuk mengantisipasi potensi penularan pada hewan ternak menjelang Hari Raya Idul Adha 2026 yang diperkirakan berlangsung akhir Mei.  

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumsel Ruzuan Efendi di Palembang, Senin, mengatakan vaksin PMK tersebut telah didistribusikan ke 17 kabupaten dan kota, dengan prioritas pada sentra peternakan serta wilayah yang memiliki populasi ternak tinggi. 

“Vaksinasi PMK sudah mulai kita lakukan tahun ini dan akan kita intensifkan menjelang Idul Adha. Pada momen itu kebutuhan hewan ternak meningkat, baik untuk kurban maupun konsumsi harian,” katanya. 

Ia menjelaskan vaksinasi PMK dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya terbatas pada momen hari besar keagamaan. Langkah tersebut diambil sebagai upaya pencegahan, meskipun saat ini tidak ditemukan kasus PMK di wilayah Sumatera Selatan. 

“Vaksinasi ini bukan karena ada kasus, tapi sebagai antisipasi. PMK masih ada meskipun tidak menunjukkan gejala. Kita berharap Indonesia bisa bebas PMK pada 2030, sehingga vaksinasi terus dilakukan,” katanya. 

Ruzuan menyatakan optimistis ketersediaan hewan kurban pada Idul Adha 2026 di Sumsel akan tetap terjaga, baik dari sisi jumlah maupun kesehatannya. Masyarakat diimbau membeli hewan kurban yang telah dilengkapi surat keterangan kesehatan dari petugas berwenang.

Selain vaksinasi, DKPP Sumsel juga mengimbau peternak menjaga kebersihan kandang serta segera melaporkan apabila menemukan gejala PMK pada ternaknya, seperti luka di mulut dan kaki atau penurunan nafsu makan.

Pengawasan lalu lintas ternak yang masuk dan keluar wilayah Sumatera Selatan juga terus diperketat, mengingat mobilitas ternak biasanya meningkat menjelang hari raya kurban.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.