Gubernur DKI Tekankan Pentingnya Penguatan Budaya Keselamatan Kerja

Senin, 09 Feb 2026, 12:45 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memimpin apel bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 sekaligus meninjau pemeriksaan kesehatan tenaga kerja di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur, Senin (9/2).

Pada kesempatan itu, Gubernur Pramono menekankan pentingnya penguatan budaya keselamatan kerja menyongsong usia Jakarta yang akan menginjak 500 tahun pada 2027 mendatang. Ia menginstruksikan jajaran Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) DKI Jakarta untuk terus menjaga momentum ini.

Ket. Foto: — Sumber: Reza Pratama Putra

"Saya mengharapkan dan juga meminta kepada jajaran Dinas Ketenagakerjaan untuk betul-betul menjaga momentum ini karena Jakarta sebagai kota global dan juga pekerjanya cukup banyak, budaya keselamatan kerja menjadi hal yang utama di DKI Jakarta," ujar Gubernur Pramono.

Terkait pengawasan di lapangan, Gubernur Pramono mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI terus melakukan audit terhadap gedung-gedung tinggi di Jakarta. Audit ini mencakup dua aspek utama, yakni kesiapan keselamatan kerja melalui regulasi Pergub terbaru dan pengawasan penggunaan air tanah untuk mencegah penurunan permukaan tanah.

Dalam acara tersebut, Gubernur Pramono membacakan amanat Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, yang mengusung tema nasional, "Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif".

Pramono menyampaikan, peringatan bulan K3 ini sebagai refleksi nasional untuk meneguhkan komitmen, melindungi tenaga kerja Indonesia, serta membangun dunia kerja yang aman, sehat, produktif, dan bermanfaat.

Saat ini, Indonesia memiliki 146,54 juta pekerja yang tersebar di berbagai sektor dengan tingkat risiko kerja yang beragam. Mulai dari sektor industri, konstruksi, pertambangan, transportasi, perkebunan, hingga sektor jasa dan ekonomi digital.

Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau K3 menjadi fondasi penting. Melalui pengelolaan K3 yang baik akan berdampak langsung pada perlindungan tenaga kerja, moral dan kepercayaan pekerja, produktivitas perusahaan, serta daya saing nasional.

Selain itu, dunia kerja juga menghadapi tantangan struktural, seperti kualitas dan pemerataan layanan K3 yang belum optimal; pendekatan pengelolaan yang masih terfragmentasi; serta pendekatan promotif dan preventif yang belum menjadi arus utama; dan masih terbatasnya jumlah perusahaan yang menerapkan Sistem Manajemen K3 atau SMK3 secara tanggap dan sistematis.

Karena itu, pada 2025, Kementerian Ketenagakerjaan telah memperkuat sistem K3 Nasional, termasuk melakukan transformasi layanan K3 berbasis digital. Pengelolaan K3 harus dibangun dengan tiga kunci utama, yakni profesional, andal, dan kolaboratif.

"Kami terus menyempurnakan regulasi dan standar K3, peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan sertifikasi, serta sosialisasi pembudayaan K3 kepada serikat pekerja dan manajemen perusahaan," pungkas dia. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Terobosan dalam Pelayanan, Imigrasi Tarakan Beri Layanan Pembuatan Paspor Keliling

PKB Bantul Targetkan 9-10 Kursi DPRD pada Pemilu 2029, Ini Strategi untuk Mewujudkannya

Perkuat Kolaborasi Atasi Kebakaran, Penanganan Karhutla Taman Nasional Bromo Butuh Keterlibatan Banyak Pihak

Penguatan Kewirausahaan Harus Terus Digencarkan, 59 Persen Tenaga Kerja Indonesia Masuk Sektor Informal

Semoga Bencana Serupa Tidak Terulang, Basarnas Akhiri Monitoring KMP Mutiara Sentosa II yang Terbakar

Perkuat Kolaborasi, Upaya Membumikan Nilai-nilai Pancasila di Sekolah Harus Terus Digencarkan

Perkuat Upaya Pelestarian Seni, Pembangunan Taman Budaya Bantul Tahap I Selesai Desember

Membanggakan, 38 Atlet Indonesia Raih Medali dari Kejuaraan Taekwondo Asia

Usut Tuntas, Bea Cukai Jayapura Catat Lima Penindakan Narkotika Semester I Tahun 2026

Pelestarian Budaya, 1.685 Layangan Meriahkan Mel Tanjung Kite Festival di Sanur Bali

Sabalenka Tersandung di Toronto Masters, Alexandrova Melaju ke Perempat Final

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BI Catat Minat Investasi Capai Rp73 Triliun di Pamor Borneo 2026

Lumayan Hasil Ini, Pembalap Indonesia Veda Ega Finis Posisi Sembilan pada Moto3 Inggris 2026

Gencarkan Penggunaan Energi Ramah Lingkungan, IESR Sebut Strategi Multijalur Jadi Kunci Percepatan PLTS 100 GW

India Incar Prancis Gabung Proyek Jet Tempur Siluman, Setelah Program Eropa Retak

Pertandingan Pramusim: MU Ditahan PSG 1-1, Cedera Mason Mount Jadi Kabar yang Mengkhawatirkan

Perkuat Semangat Berbagi, BPBD Sumsel Minta Bantuan Masker Hadapi Asap Karhutla

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.