- Home
-
- Megapolitan
-
- Blok M Hub Gojek: Kolabora...
Blok M Hub Gojek: Kolaborasi GoTo dan MRT Jakarta Bangun Kawasan TOD Digital Terintegrasi
Senin, 09 Feb 2026, 14:50 WIBJAKARTA - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk berkolaborasi dengan PT MRT Jakarta (Perseroda) meluncurkan Blok M Hub Gojek sebagai model kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD) berbasis integrasi digital. Inisiatif ini ditujukan untuk mempermudah mobilitas warga sekaligus menggerakkan ekonomi lokal di kawasan Blok M.
Blok M Hub Gojek dirancang sebagai kawasan yang mengintegrasikan layanan MRT Jakarta dengan ekosistem GoTo. Konsep ini memudahkan masyarakat berpindah moda transportasi sekaligus mengakses layanan digital dalam satu kawasan.
Direktur Utama GoTo, Hans Patuwo, menyebut Blok M Hub Gojek sebagai bagian dari upaya perusahaan menciptakan ekosistem digital yang menyatu dengan aktivitas sehari-hari masyarakat urban. Kolaborasi ini juga mendukung agenda Pemprov DKI Jakarta dalam pengembangan TOD.
"Blok M Hub Gojek merupakan upaya GoTo untuk menciptakan ekosistem digital yang terintegrasi untuk kenyamanan aktivitas masyarakat sehari-hari di kawasan Blok M," kata Hans Patuwo.
Ia berharap kolaborasi ini memberi manfaat langsung bagi masyarakat, mitra pengemudi, dan pelaku UMKM.
Implementasi Blok M Hub Gojek difokuskan pada tiga pilar utama. Pilar pertama adalah peningkatan akses transportasi dari dan menuju kawasan Blok M melalui integrasi MRT Jakarta dengan layanan GoRide dan GoCar, termasuk penambahan titik jemput dan promo khusus.
Pilar kedua menyasar penguatan UMKM lokal melalui kurasi khusus di aplikasi GoFood. Pelaku usaha kuliner di Blok M juga didukung dengan program GoDineIn yang menghadirkan voucher diskon makan di tempat.
Pilar ketiga adalah kemudahan pembayaran digital melalui GoPay, termasuk untuk pembelian tiket MRT Jakarta. Digitalisasi merchant juga diperluas melalui aplikasi GoPay Merchant yang dilengkapi perangkat notifikasi pembayaran GoPay Spiker tanpa biaya instalasi.
Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, menyebut kolaborasi ini memperkuat peran MRT Jakarta sebagai tulang punggung transportasi perkotaan. Integrasi dengan ekosistem digital dinilai mampu meningkatkan aktivitas kawasan berbasis transit.
"Dengan menghubungkan stasiun MRT Jakarta secara langsung dengan ekosistem digital GoTo, kami mendorong peningkatan aksesibilitas dan aktivitas di kawasan Blok M Hub," ujar Tuhiyat. Ia menilai kawasan ini berpotensi menjadi destinasi yang semakin nyaman dan menyenangkan bagi masyarakat.
Melalui Blok M Hub Gojek, GoTo dan MRT Jakarta menghadirkan contoh integrasi multimoda yang praktis dan berorientasi pada kebutuhan warga. Konsep ini menggabungkan mobilitas, kuliner, pembayaran digital, dan ruang aktivitas dalam satu ekosistem.
Kawasan Blok M yang selama ini dikenal sebagai pusat pertemuan dan gaya hidup Jakarta Selatan kini diarahkan menjadi simpul TOD modern. Integrasi ini diharapkan membuat Blok M semakin hidup, produktif, dan relevan bagi generasi urban.
- Transportasi Publik
- Transit-oriented development
- TOD
- GoTo
- Transportasi Umum
- Konsep TOD
- Digitalisasi
- Digitalisasi Terintegrasi
- transportasi Jakarta
- Kawasan Blok M
- Blok M
- Blok M Hub
- Transit Oriented Development
- MRT Jakarta
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Dukcapil DKI Jakarta Sabet Penghargaan Nasional, Rekor Perekaman E-KTP Tembus 100 Persen
-
KAI Percepat Proyek Peron Baru Stasiun Bogor untuk KRL 12 Rangkaian
-
Kebijakan WFH, ASN Kemenag Diminta Jaga Ritme Kerja
-
Biar Nggak Macet, Pemkab Bogor Buka Jalur Alternatif Baru ke Puncak
-
Hari Pertama Usai Libur, SPPG Kemayoran Layani 3.298 Porsi MBG
-
Mengenal St Kitts dan Nevis, Lawan Indonesia pada FIFA Series 2026
-
Tembok Pasar Induk Kramat Jati Roboh Akibat Gunungan Sampah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.