Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bawang Putih dan Jagung Andalan Baru NTB, Mentan Pasang Target Nasional

25 Senin, 09 Feb 2026, 20:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bawang Putih dan Jagung Andalan Baru NTB, Mentan Pasang Target Nasional Bawang Putih dan Jagung Andalan Baru NTB, Mentan Pasang Target Nasional Doc: ANTARA.
Ket. Dokumentasi - Petani memanen jagung.

JAKARTA – Pengembangan komoditas bawang putih dan jagung menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menekan ketergantungan impor.

Peningkatan produktivitas melalui perbaikan benih, akses pupuk, dan dukungan hilirisasi dapat mendorong nilai tambah di tingkat petani.

Namun, keberhasilan program ini sangat bergantung pada konsistensi kebijakan, kepastian pasar, serta integrasi hulu–hilir agar kedua komoditas tersebut benar-benar menjadi penggerak ekonomi daerah, bukan sekadar proyek musiman.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi pusat pengembangan komoditas bawang putih dan jagung nasional guna meningkatkan produksi, memperkuat ketahanan pangan, serta kesejahteraan petani.

"NTB salah satu pilar utama pengembangan jagung dan bawang putih nasional, sekaligus basis pengembangan industri pakan ternak, dalam rangka mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan periode 2026–2030," kata Mentan dalam keterangan di Jakarta, Senin (9/2).

Mentan menyebut hal itu berdasarkan besarnya potensi lahan, keunggulan agroklimat, dan kesiapan NTB untuk masuk ke fase hilirisasi pertanian.

NTB memiliki potensi lahan bawang putih seluas 7.750 hektare yang tersebar di sejumlah kabupaten. Kabupaten Lombok Timur tercatat memiliki potensi terbesar sekitar 2.500 hektare, disusul Lombok Utara 2.000 hektare, Bima 1.500 hektare, Sumbawa 1.000 hektare, serta Lombok Tengah sekitar 750 hektare.

Menurutnya, peta potensi itu menjadi dasar penetapan target tanam, target produksi, serta intervensi kebijakan pemerintah pusat menuju swasembada bawang putih nasional.

Amran menegaskan penetapan NTB sebagai wilayah strategis harus dijawab dengan kerja nyata dan percepatan di lapangan, bukan berhenti pada perencanaan administratif.

“Yang paling sulit dalam hidup adalah mengubah mindset. Kalau mindset berubah, hidup berubah. NTB ini bisa sejahtera kalau lahan tidur dibangunkan, pemuda dibangunkan, PPL (penyuluh pertanian lapangan) dibangunkan,” tegas Mentan Amran dalam kunjungannya ke Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, NTB.

Menurut Amran, keberhasilan swasembada pangan sangat ditentukan oleh etos kerja, disiplin, dan keberanian bertindak, terutama di level pendampingan petani. PPL diminta hadir di lapangan dan menjadi motor penggerak produktivitas.

“PPL jangan pernah kena sinar matahari di rumah. Bangunkan lahan tidur di NTB. PPL harus bersama lahan. Insya Allah NTB ini sejahtera,” ujarnya.

Dalam arahannya, Mentan menegaskan bawang putih merupakan komoditas strategis nasional yang harus dikelola secara serius dan terukur, sejalan dengan agenda pengurangan impor dan penguatan produksi dalam negeri.

“Bawang putih ini sektor pertanian yang sangat baik. Kalau dikelola serius, produksinya bisa ditingkatkan. Jangan puas dengan hasil rendah, kita harus berani naikkan produktivitas,” tambah Mentan.

Lebih lanjut Amran mengatakan penegasan peran strategis NTB tersebut sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menempatkan swasembada pangan sebagai agenda strategis nasional dalam tiga tahun ke depan.

Yang mana Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa Indonesia telah memasuki fase penting menuju kemandirian pangan secara menyeluruh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Pelatda Cabang Olahraga Pet...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.