Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bank Mandiri Catat Fundamental Solid di 2025, Perkuat Intermediasi dan Peran Mitra Pemerintah

📅 Sabtu, 07 Feb 2026, 13:56 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Bank Mandiri Catat Fundamental Solid di 2025, Perkuat Intermediasi dan Peran Mitra Pemerintah Doc: ist
Ket. Bank Mandiri gelar paparan publik Laporan Keuangan Triwulan IV/2025 di Jakarta

JAKARTA - Bank Mandiri konsisten mempertahankan fundamental keuangan solid sepanjang 2025, didukung penguatan ekosistem finansial serta akselerasi layanan digital yang menyeluruh.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian audited per 31 Desember 2025, total aset Bank Mandiri tumbuh 16,6 persen secara year on year (YoY) menjadi Rp2.829,9 triliun, sejalan dengan penyaluran kredit yang meningkat 13,4 persen YoY menjadi Rp1.895,0 triliun.

Realisasi kredit tersebut ditopang oleh pertumbuhan yang merata di seluruh segmen bisnis sejalan upaya Bank Mandiri berkontribusi untuk perekonomian nasional, ekonomi kerakyatan serta penciptaan lapangan kerja.

Terbukti, kredit UMKM Bank Mandiri tumbuh kuat hingga 4,88 persen YoY sepanjang 2025, di saat pertumbuhan Kredit UMKM industri melambat. Hal ini menegaskan peran Bank Mandiri dalam mendukung 1,3 juta pelaku UMKM yang merupakan tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional.

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengatakan, pertumbuhan yang merata tersebut mencerminkan efektivitas strategi penguatan ekosistem pembiayaan yang dijalankan perseroan.

“Kami terus mendorong pembiayaan yang selektif dan terukur di seluruh segmen, dengan fokus pada sektor produktif yang mendorong ekonomi kerakyatan dan perluasan lapangan kerja. Pendekatan ini memungkinkan Bank Mandiri menjaga momentum pertumbuhan kredit sekaligus memastikan kualitas aset tetap terjaga,” ujar Riduan di Jakarta, Kamis (5/2).

Bank berkode emiten BMRI ini menambahkan, pertumbuhan kredit tersebut ditopang oleh peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp2.105,8 triliun, tumbuh 23,9 persen YoY. Struktur pendanaan juga terjaga baik dengan dana murah (CASA) tumbuh 12,6 persen YoY menjadi Rp1.431,4 triliun sehingga likuiditas Bank Mandiri tetap memadai dalam mendukung ekspansi bisnis secara berkelanjutan.

“Pertumbuhan ini sejalan dengan penguatan ekosistem layanan keuangan Bank Mandiri yang semakin terintegrasi, didukung sinergi yang terintegrasi antar kanal digital dan transaksi nasabah yang mampu mengakselerasi penghimpunan dana murah sebagai basis pendanaan yang unggul dan berkelanjutan,” imbuh Riduan.

Akselerasi Digital Perkuat Pertumbuhan Kinerja

Akselerasi layanan digital terus menjadi pengungkit utama pertumbuhan kinerja Bank Mandiri sepanjang 2025 melalui penguatan ekosistem layanan keuangan yang terintegrasi. Optimalisasi kanal digital mendorong peningkatan aktivitas transaksi nasabah ritel maupun pelaku usaha, sekaligus memperluas basis layanan bernilai tambah yang berkelanjutan.

Dari sisi nasabah ritel, Livin’ by Mandiri terus menjadi fondasi utama layanan digital Bank Mandiri dengan menghadirkan super app yang mengintegrasikan beragam kebutuhan finansial dalam satu ekosistem. Aplikasi ini mencakup layanan transaksi harian seperti pembayaran dan transfer, pembukaan rekening secara digital, QRIS, tabungan multicurrency serta tarik tunai tanpa kartu, hingga pengelolaan investasi dan pembelian produk lifestyle, dengan memberikan pengalaman perbankan yang praktis, aman, dan terpersonalisasi.

Hingga akhir 2025, Livin’ by Mandiri telah digunakan oleh 37,2 juta pengguna untuk mendukung aktivitas perbankan harian, meningkat 27% secara tahunan, dengan tingkat akuisisi sekitar 25 ribu pengguna per hari. Seiring dengan pertumbuhan basis pengguna tersebut, aktivitas transaksi di Livin’ by Mandiri juga terus menunjukkan tren peningkatan yang solid sepanjang 2025, mencerminkan adopsi layanan digital yang semakin kuat dan berkelanjutan.

Pada sisi wholesale, Kopra by Mandiri sebagai wholesale digital super platform memperkuat posisi Bank Mandiri sebagai solusi digital satu pintu bagi nasabah korporasi, institusi, hingga pelaku usaha melalui platform yang terintegrasi.

Kopra by Mandiri menghadirkan fitur unggulan seperti Cash Management untuk pengelolaan arus kas dan pembayaran massal, Value Chain untuk mendukung pembiayaan ekosistem bisnis (value chain financing), serta Trade Finance yang memfasilitasi transaksi perdagangan domestik dan internasional. Seluruh layanan ini dilengkapi dashboard keuangan terintegrasi serta persetujuan transaksi secara real-time melalui akses web dan aplikasi mobile.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Kemenperin Dorong Gen Z Kembangkan Industri Batik

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.