Sekjen PBB Desak AS-Russia Segera Tandatangani Pakta Nuklir Baru, Perjanjian Lama Berakhir 5 Februari

Kamis, 05 Feb 2026, 09:12 WIB

WASHINGTON - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, (4/2), mendesak Amerika Serikat dan Russia untuk segera menandatangani kesepakatan nuklir baru, karena perjanjian yang ada akan berakhir pada "momen genting bagi perdamaian dan keamanan internasional."

Perjanjian New START akan berakhir pada hari Kamis (5/2), secara resmi membebaskan Moskow dan Washington dari sejumlah pembatasan terhadap persenjataan nuklir mereka.

Ket. Foto: Sekjen PBB Antonio Guterres Antonio Guterres berbicara saat konferensi pers di markas besar PBB di New York City, AS, 29 Januari 2026 — Sumber: Le Monde/Reuters

"Untuk pertama kalinya dalam lebih dari setengah abad, kita menghadapi dunia tanpa batasan yang mengikat pada persenjataan nuklir strategis Federasi Russia dan Amerika Serikat," kata Guterres dalam sebuah pernyataan.

Sekretaris Jenderal PBB menambahkan bahwa New START dan perjanjian pengendalian senjata lainnya telah "meningkatkan keamanan semua bangsa secara drastis."

"Pembubaran pencapaian selama beberapa dekade ini tidak dapat terjadi pada waktu yang lebih buruk -- risiko penggunaan senjata nuklir adalah yang tertinggi dalam beberapa dekade," katanya, tanpa memberikan detail lebih lanjut.

Guterres mendesak Washington dan Moskow "untuk segera kembali ke meja perundingan dan menyepakati kerangka kerja pengganti."

Paus Leo XIV mengatakan masing-masing pihak perlu melakukan "segala upaya" untuk mencegah perlombaan senjata baru.

"Saya mendesak Anda untuk tidak meninggalkan instrumen ini tanpa berupaya memastikan bahwa instrumen ini ditindaklanjuti secara konkret dan efektif," kata Paus kelahiran Amerika itu dalam audiensi umum mingguan.

Kementerian Luar Negeri Rudsia mengatakan mereka menganggap kedua negara "tidak lagi terikat oleh kewajiban atau deklarasi simetris apa pun dalam konteks perjanjian tersebut."

"Federasi Russia bermaksud untuk bertindak secara bertanggung jawab dan bijaksana," tambahnya, tetapi memperingatkan bahwa mereka siap untuk mengambil tindakan balasan "tegas" jika keamanan nasional mereka terancam.

Russia dan Amerika Serikat bersama-sama mengendalikan lebih dari 80 persen hulu ledak nuklir dunia, tetapi perjanjian persenjataan telah melemah.

Perjanjian New START, yang pertama kali ditandatangani pada tahun 2010, membatasi persenjataan nuklir masing-masing pihak hingga 1.550 hulu ledak strategis yang ditempatkan—pengurangan hampir 30 persen dari batas sebelumnya yang ditetapkan pada tahun 2002.

Perjanjian ini juga memungkinkan masing-masing pihak untuk melakukan inspeksi di lokasi persenjataan nuklir pihak lain, meskipun inspeksi ini ditangguhkan selama pandemi Covid-19 dan belum dilanjutkan sejak saat itu.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.