Koperasi Merah Putih Tak Jadi Dapur MBG, Menkop: Hanya Terlibat sebagai Supplier Bahan Baku

Kamis, 05 Feb 2026, 21:49 WIB

BANDUNG, JAWA BARAT - Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengungkapkan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP), tidak diarahkan untuk menjadi dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Alih-alih jadi infrastruktur dapur pada program prioritas nasional itu, Ferry membatasi bahwa Koperasi Merah Putih hanya terlibat dalam rantai distribusi bahan baku untuk keperluan dapur MBG, sebagai penyuplai (supplier).

Ket. Foto: Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Rektor Universitas Padjadjaran Arief S Kartasasmita berdiskusi di sela penandatanganan MoU Kementerian Koperasi dan Unpad di Bandung, Kamis (5/2). — Sumber: ANTARA/Ricky Prayoga

"Koperasi Merah Putih enggak bisa jadi dapur. Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih mensuplai bahan-bahan yang diperlukan oleh SPPG atau dapur program makan bergizi gratis," kata Ferry selepas MoU dengan Universitas Padjadjaran di Kampus Unpad Bandung, Jawa Barat, Kamis.

Hal ini juga menjawab kemungkinan operasional bagi KDKMP di wilayah-wilayah yang minim bahkan tidak memiliki potensi alam. Untuk wilayah dengan karakter demikian, Ferry menyebut kegiatan usahanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan daerahnya sesuai mandatori yang ada.

"Tetap mandatori koperasi desa atau kelurahan boleh melakukan kegiatan usahanya sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan daerahnya. Bisa kerajinan, kuliner, bisa wisata dan lain sebagainya," ucap Ferry.

Pemerintah Indonesia menargetkan pembangunan sekitar 35 ribu unit Satuan Pelayanan Pangan Bergizi (SPPG) rampung pada tahun 2026 untuk melayani 82,9 juta penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sejauh ini, SPPG berfokus pada penyediaan makanan bergizi bagi kelompok rentan, sekolah dan ibu hamil, serta menciptakan lapangan kerja lokal.

Adapun Koperasi Merah Putih ditargetkan bisa beroperasi mulai Maret 2026 sekitar 28 ribu unit di seluruh Indonesia yang meningkat seiring waktu. Ant

  • Dapur MBG

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.