Jadwal Perayaan Imlek Jakarta 2026: Ada Barongsai di Sudirman hingga Festival Lampion SCBD

Rabu, 04 Feb 2026, 16:35 WIB

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan rangkaian acara Imlek 2026 di berbagai titik strategis ibu kota. Agenda ini digelar serentak untuk menghadirkan perayaan budaya yang lebih meriah dan terbuka bagi publik.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut persiapan Imlek telah dibahas bersama pemerintah pusat sejak pekan lalu. Kolaborasi lintas instansi dilakukan agar penyelenggaraan acara berjalan terkoordinasi dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

Ket. Foto: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan rangkaian acara Imlek 2026 di berbagai titik strategis ibu kota. Agenda ini digelar serentak untuk menghadirkan perayaan budaya yang lebih meriah dan terbuka bagi publik. — Sumber: Ancol

"Minggu lalu kami, antara pemerintah pusat dan pemerintah Jakarta, sudah mengadakan rapat bersama untuk menyambut Imlek ini," kata Pramono di Shangri-La Hotel Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Berikut rangkaian kegiatan perayaan Imlek 2026 di Jakarta berdasarkan lokasi:

1. Lapangan Banteng
Lapangan Banteng akan menjadi salah satu pusat perayaan Imlek dengan berbagai acara budaya dan hiburan. Kawasan ini disiapkan sebagai ruang publik utama untuk menampung antusiasme masyarakat yang ingin merayakan Imlek bersama.

2. Kawasan Glodok
Perayaan Cap Go Meh akan digelar di kawasan Glodok yang dikenal sebagai pusat budaya Tionghoa di Jakarta. Kegiatan ini diproyeksikan menjadi magnet wisata budaya sekaligus menghidupkan kembali denyut ekonomi kawasan pecinan.

3. Sudirman-Thamrin
Atraksi barongsai akan meramaikan sepanjang koridor Sudirman–Thamrin. Penampilan ini diharapkan menghadirkan nuansa Imlek di jantung bisnis Jakarta dan menarik perhatian masyarakat serta pengguna jalan.

4. Festival Lampion di SCBD dan Lokasi Lain
Festival Lampion akan digelar di berbagai titik, dengan kawasan SCBD sebagai salah satu lokasi utama. Hingga saat ini, tercatat 93 pemilik gedung telah menyatakan kesediaannya berpartisipasi dengan menampilkan dekorasi lampion.

Pramono mengungkapkan hingga saat ini sudah ada 93 gedung yang menyatakan kesiapan ikut serta dalam Festival Lampion. Partisipasi tersebut mencakup pemasangan dekorasi tematik di area perkantoran dan pusat bisnis.

"Kami mencoba membuat masyarakat, pemilik gedung, berkontribusi untuk Festival Lampion di Jakarta. Sekarang sudah ada 93 gedung yang akan bergabung," ujarnya.

Seluruh rangkaian perayaan Imlek dijadwalkan berlangsung hingga 17 Februari 2026. Setelah periode tersebut, Pemprov DKI akan mulai melakukan penyesuaian suasana kota untuk menyambut bulan Ramadhan.

Pramono menyatakan transisi tema kota dilakukan agar setiap momentum keagamaan tetap mendapat ruang yang proporsional. Jakarta diharapkan tetap hidup dengan kalender event lintas budaya sepanjang tahun.

"Suasananya total nanti akan kita ganti dengan menyambut puasa sampai dengan Idulfitri," kata Pramono.

Pemprov DKI berharap rangkaian acara Imlek ini mampu meningkatkan kunjungan wisata dalam negeri. Selain itu, perayaan di ruang publik juga dinilai memperkuat citra Jakarta sebagai kota multikultural.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.