DPRD Banten Ingatkan Efisiensi Anggaran Dinkes Jangan Pangkas Tenaga Kerja

Rabu, 04 Feb 2026, 04:00 WIB

Serang - Anggota Komisi V DPRD Banten Yeremia Mendrofa tegaskan kebijakan efisiensi anggaran di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Banten tidak seharusnya berdampak pada pengurangan tenaga kerja (naker), khususnya alih daya (outsourcing) di rumah sakit milik pemerintah daerah.

“Pengurangan anggaran memang tidak terjadi di Dinkes saja tapi juga di dinas lain, karena fiskal kita sangat ketat sekali ada beberapa pengeluaran yang harus diminimalisir. Sekali lagi sebetulnya semangatnya tidak berdampak kepada masyarakat khususnya kepada ketenagakerjaan,” kata Yeremia di Serang, Selasa (3/2).

Ket. Foto: Anggota Komisi V DPRD Banten Yeremia Mendrofa. — Sumber: Antara

Pernyataan tersebut disampaikan Yeremia menyikapi kebijakan efisiensi anggaran Dinkes Banten yang berujung pada pemangkasan anggaran alih daya di seluruh rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Banten. Kebijakan itu berdampak pada tidak diperpanjangnya kontrak sejumlah pekerja alih daya.

Salah satu kasus terjadi di RSUD Malingping, Kabupaten Lebak, di mana sebanyak 23 karyawan alih daya yang bertugas sebagai petugas kebersihan dan keamanan tidak diperpanjang kontrak kerjanya.

Yeremia mengaku telah meminta penjelasan langsung kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti terkait kebijakan tersebut. Ia menilai efisiensi seharusnya difokuskan pada pos anggaran yang tidak mempengaruhi layanan publik dan ketenagakerjaan.

Namun, berdasarkan penjelasan yang diterimanya, Dinkes Banten melakukan penghitungan terhadap belanja yang dinilai tidak berdampak langsung pada pelayanan, sehingga pemangkasan justru dilakukan pada anggaran pegawai alih daya.

Selain berdampak pada tenaga kerja, efisiensi anggaran juga disebut berpengaruh terhadap pengadaan obat di rumah sakit. Yeremia menyebut Dinkes mengharapkan anggaran pengadaan obat masih dapat mencukupi hingga pembahasan anggaran perubahan.

“Karena masih ada beberapa yang harus dimaksimalkan oleh mereka (Dinkes). Pembelian obat, ya (terdampak efisiensi). Mudahan mudahan di perubahan anggaran bisa ter-cover,” ujarnya.

Yeremia berharap Dinas Kesehatan Provinsi Banten menyiapkan solusi konkret agar para karyawan alih daya yang terdampak tetap memiliki sumber penghasilan. Ia juga mendorong agar pada pembahasan anggaran perubahan mendatang, para pekerja tersebut dapat direkrut kembali.

Ia menekankan bahwa efisiensi anggaran perlu dilakukan secara hati-hati mengingat angka pengangguran di Provinsi Banten masih tergolong tinggi. 

“Kami berharap ke depan yang berkaitan dengan efisiensi jangan sampai mempengaruhi berkaitan dengan ketenagakerjaan di Provinsi Banten karena angka pengangguran kita di Banten masih tinggi dan pemerintah sedang giat-giatnya membuka lapangan pekerjaan tetapi kalau terjadi pengurangan ketenagakerjaan itu sangat disayangkan tentunya,” kata Yeremia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti membenarkan adanya efisiensi anggaran pengadaan jasa outsourcing di seluruh rumah sakit yang berada di bawah kewenangan Dinkes Provinsi Banten.

“Untuk pengadaan outsourcing jasa keamanan dan kebersihan anggaran (tahun) 2026, seluruh UPT RS Dinkes Provinsi Banten diefisiensikan, disesuaikan dengan kebutuhan RS,” kata Ati saat dihubungi.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.