Bencic dan Svitolina Torehkan Sejarah
Rabu, 04 Feb 2026, 06:23 WIBMELBOURNE - Dua petenis putri Belinda Bencic dan Elina Svitolina mencatatkan sejarah baru. Untuk pertama kalinya, dua petenis yang berstatus ibu itu berada secara bersamaan di jajaran 10 besar peringkat WTA. Momen ini disambut WTA sebagai sebuah pencapaian luar biasa bagi olahraga perempuan.
Bencic kembali ke Top 10 pada bulan Januari lalu, untuk pertama kalinya sejak meninggalkan tur pada bulan September 2023 demi melahirkan putrinya, Bella. Dalam pembaruan peringkat yang dirilis awal pekan ini, petenis Swiss itu ditemani Svitolina. Petenis Ukraina tersebut, ibu dari Skai, naik ke 10 besar setelah melaju hingga semifinal Australia Open pekan lalu.
Keberhasilan keduanya tak lepas dari dukungan Family Focus Program WTA, yang dirancang agar atlet dapat tetap berkarier sekaligus menjadi orang tua. Program tersebut mencakup perlindungan peringkat selama kehamilan, dukungan pascamelahirkan, hingga cuti melahirkan berbayar.
âDua ibu berada di Top 10 WTA untuk pertama kalinya adalah momen luar biasa bagi tenis dan olahraga perempuan. Ini menegaskan komitmen kami menciptakan lingkungan di mana para ibu dapat terus bersaing dan sukses di level tertinggi,â ujar CEO WTA Portia Archer.
Bencic, yang kini menempati peringkat sembilan, mengaku bangga dengan perjalanannya. âKembali ke Top 10 setahun setelah kembali dari cuti melahirkan adalah sesuatu yang sangat saya banggakan. Perjalanannya sangat sulit, tetapi keluarga dan tim saya mencurahkan segalanya,â ujarnya. Svitolina menambahkan, âIni mimpi yang menjadi nyata. Melakukannya sebagai seorang ibu berarti sangat besar bagi saya.â
Di papan atas, Aryna Sabalenka dan Iga Swiatek tetap bertahan sebagai peringkat satu dan dua dunia. Juara Australia Open Elena Rybakina melonjak ke posisi tiga, disusul Amanda Anisimova, Coco Gauff, Jessica Pegula, Mirra Andreeva, dan Jasmine Paolini.
Sementara itu, isu jadwal padat kembali menjadi sorotan setelah juara Australia Open Carlos Alcaraz memutuskan mundur dari Rotterdam Open pekan depan. Turnamen ATP 500 tersebut mengumumkan Alcaraz membutuhkan waktu pemulihan usai kompetisi melelahkan di Melbourne. Absennya Alcaraz membuatnya kehilangan 500 poin, meski dia masih kokoh di puncak peringkat ATP dengan 13.650 poin.
Keluhan serupa muncul di sektor putri. Lima pemain Top 25, Jessica Pegula, Naomi Osaka, Madison Keys, Iva Jovic, dan Marta Kostyuk, mundur dari turnamen WTA 1000 Doha. Banyak pihak menilai hal ini sebagai sinyal serius bahwa jadwal tur terlalu rapat, dengan minim jeda setelah Australia Open.
Meski demikian, Rotterdam tetap akan diramaikan nama-nama besar seperti Alexander Zverev dan Alex de Minaur, sementara Sabalenka dan Rybakina masih dijadwalkan tampil di Doha. Namun, desakan agar ATP dan WTA meninjau ulang kalender kompetisi kian menguat, demi menjaga kesehatan dan keberlanjutan karier para pemain. ben/AFP/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Apa itu GERD, Penyakit yang Diderita Lula Lahfah Sebelum Meninggal
-
Petenis Filipina Alexandra Eala Melaju ke Semifinal ASB Classic Auckland
-
Perpusnas Buka Sampai Malam, Jadi Surga Bagi Pekerja dan Mahasiswa
-
AS Turunkan Tarif Setelah India Janji Tinggalkan Minyak Russia
-
Mengintensifkan Layanan Kesehatan bagi Korban Bencana di Aceh
-
Harga Kulkas Side by Side Berkapasitas Besar Ini Hanya 5 Jutaan
-
Pengendalian Banjir di Kota Semarang pada 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.