Melawan Usia, Djokovic Masih Berambisi Kejar Gran Slam ke-25

Selasa, 03 Feb 2026, 03:43 WIB

JAKARTA – Usia senja tak mengganggu Novak Djokovic untuk terus berlaga di dunia tenis demi mengejar gran slam ke-25. Dia pantang menyerah untuk mengejar gelar juara bergengsi tersebut meskipun gagal di Australian Open. Djokovic masih mampu mengalahkan Jannik Sinner dalam semifinal lima set, tapi tidak mampu menghadapi Carlos Alcaraz.

Alcaraz sendiri menjadi petenis putra termuda yang menyelesaikan "Career Grand Slam" dengan mengangkat trofi dalam keempat turnamen Grand Slam. "Saya selalu percaya bisa. Jika tidak, saya tidak akan berkompetisi. Saya telah mengatakan ini berkali-kali," kata Djokovic ketika ditanya tentang upaya mengejar Grand Slam ke-25.

Ket. Foto: satu lagi gran slam — Sumber: ist

Dia akan terus bermain untuk meraihnya. "Ya sudahlah. Itulah olahraga, tetapi tentu saja, ketika Anda menarik garis dan membuat penilaian tentang apa yang terjadi selama beberapa pekan terakhir, merupakan pencapaian luar biasa bagi saya untuk dapat bermain di final. Itu hanya beberapa set lagi untuk memenangi turnamen," ujar petenis berusia 38 tahun itu.

Djokovic terakhir kali manjurai Grand Slam US Open 2023. Pemegang Grand Slam 24 kali itu mencapai semifinal di empat Grand Slam pada tahun 2025, tapi gagal melangkah ke babak selanjutnya. Dia menjelaskan cara penyesuaian pola pikirnya dalam beberapa tahun terakhir telah membantunya mengelola tekanan kompetisi elite.

"Saya menurunkan ekspektasi dalam beberapa tahun terakhir. Ini memungkinkan saya untuk melepaskan beberapa stres tambahan yang tidak perlu," kata Djokovic. Mantan petenis nomor satu dunia dan unggulan keempat Australian Open itu mengimbangi Alcaraz di sebagian besar set keempat sebelum kalah dalam tempo tiga jam dua menit di final.

Alcaraz kini menyamakan kedudukan 5-5 secara head to head, setelah menang tiga final Grand Slam yang mereka mainkan. "Set pertama adalah salah satu terbaik yang pernah saya mainkan dalam beberapa tahun terakhir," kata Djokovic. "Forehand saya melemah di momen-momen penting. Itulah yang terjadi," ujar petenis yang sudah 10 kali menjuarai Australian Open itu.

Djokovic telah memenangkan semua 10 final Australian Open sebelumnya. Djokovic, yang meraih 101 gelar di level tur, akan naik ke peringkat tiga dunia. Dia menikmati jalur unik ke semifinal setelah menang WO pada babak keempat dari Jakub Mensik dan diuntungkan dengan mundurnya Lorenzo Musetti dalam perempat final ketika unggul dua set.

Dengan kemenangan di Melbourne, Alcaraz menjuarai turnamen Grand Slam ketujuh kalinya dan menyelesaikan Career Grand Slam. Djokovic memuji petenis Spanyol berusia 22 tahun itu. "Dia pantas mendapatkan semua pujian dari seluruh komunitas tenis," ujar Djokovic. "Dia pemuda yang sangat baik. Memiliki nilai-nilai yang baik, keluarga yang baik," tambahnya. 

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.