Kerja Sama Pendidikan Menguat, Russia Perluas Beasiswa untuk Pelajar Indonesia

Selasa, 03 Feb 2026, 02:27 WIB

JAKARTA – Pemerintah Russia menambah kuota beasiswa bagi pelajar Indonesia, mencerminkan penguatan diplomasi pendidikan sebagai instrumen soft power dan kerja sama strategis bilateral. Langkah ini tidak hanya membuka akses sumber daya manusia (SDM) Indonesia terhadap pendidikan sains dan teknologi Russia, tetapi juga memperdalam hubungan jangka panjang antarnegara melalui jejaring alumni dan transfer pengetahuan.

Duta Besar Russia Sergei Tolchenov mengumumkan peningkatan kuota beasiswa pemerintah Russia bagi pelajar Indonesia menjadi 300 kursi saat membuka acara MGIMO Day di Jakarta, Senin (2/2). "Tahun lalu Indonesia memperoleh kuota 250 beasiswa pemerintah Russia. Karena pemanfaatannya optimal, kuota tersebut kami tingkatkan menjadi 300 tahun ini dan kami berharap dapat meningkat lagi," katanya.

Ket. Foto: — Sumber: ANTARA/Asri Mayang Sari

Tolchenov mengatakan Russia setiap tahun menyediakan ratusan beasiswa bagi pelajar Indonesia untuk menempuh pendidikan di berbagai jenjang. Tahun ini, beasiswa tersebut mencakup sekitar 200 mahasiswa sarjana, 80 magister, dan 20 doktoral.

Dia menambahkan antusiasme pendaftar cukup tinggi, dengan ribuan calon mahasiswa Indonesia telah mendaftarkan diri. Menurutnya, kerja sama beasiswa antara kedua negara menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir, sehingga pemerintah Russia meningkatkan kuota beasiswa bagi Indonesia.

"Kerja sama dalam bidang pendidikan adalah salah satu hal yang paling penting dalam hubungan kami dengan Indonesia," katanya.

Acara MGIMO Day di Rumah Russia (Pusat Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Rusia) Jakarta dihadiri ratusan pelajar, mahasiswa, dan akademisi. MGIMO University merupakan perguruan tinggi berbasis di Moskow yang berada di bawah naungan Kementerian Luar Negeri Russia. Ant/E-10

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.