Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pesan Moral untuk Petugas Haji: Layani Jamaah dengan Tulus, Bukan Sekadar Nebeng

📅 Senin, 02 Feb 2026, 07:20 WIB | Oleh:
Pesan Moral untuk Petugas Haji: Layani Jamaah dengan Tulus, Bukan Sekadar Nebeng Doc: Antara Foto
Ket. Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menyaksikan atraksi yel-yel petugas haji di Lapangan Galaxy Markas Komando Daerah Operasi Udara I, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (30/1).

Wahai petugas haji

Jangan hanya untuk nebeng haji

Layani jamaah dengan tulus hati

Ridho Allah akan menyertai...

Membina melayani melindungi jamaah

Itulah tugas kita

Agar jamaah dapat beribadah

Itulah kebanggaan kita...

Hujan yang mengguyur kawasan Jakarta selama beberapa pekan terakhir telah mengubah wajah lapangan upacara pagi itu menjadi hamparan tanah basah dan berlumpur. Namun, di tengah kondisi yang jauh dari kata nyaman itu, 1.622 sosok berseragam tetap berdiri tegak.

Sepatu-sepatu mereka terbenam dalam becek. Cipratan tanah mengotori celana hingga baju, menciptakan pola abstrak yang menjadi saksi bisu perjuangan fisik mereka. Tidak ada keluhan yang terdengar. Sebaliknya, suara gemuruh yel-yel membahana membelah udara, menenggelamkan suara rintik hujan tipis yang turun.

Wajah-wajah itu tampak lelah, tapi sorot mata mereka menyiratkan keteguhan yang berbeda. Mereka bukan tentara, meski kedisiplinannya kini hampir menyerupai militer. Mereka adalah para dokter, perawat, dosen, jurnalis, hingga guru besar yang telah menanggalkan atribut profesi sipil mereka demi satu identitas baru yakni Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Pemandangan di lapangan becek tersebut menjadi simbol kuat bahwa era baru pelayanan haji Indonesia telah dimulai, sebuah era di mana kenyamanan pribadi dikesampingkan demi tugas negara yang berat.

Pengukuhan itu bukan sekadar seremonial tahunan. Tahun 2026 mencatat sejarah baru dalam tata kelola haji Indonesia. Di bawah instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto, pembinaan petugas haji dilakukan dengan pendekatan yang lebih serius.

Perubahan mendasar tersebut berangkat dari kritik publik yang selama ini membayangi penyelenggaraan haji. Kritik tersebut menyoroti satu hal krusial yaitu dedikasi dan kedisiplinan petugas. Menjawab tantangan tersebut, pola rekrutmen serta pendidikan dan pelatihan (diklat) dirombak total.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Ekonomi
BPS Catat 319 Daerah Hadapi...
Daerah
Fenomena Super New Moon, Su...
Advertisement
Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.