Ijazah Hilang Akibat Bencana, Pemkab Agam Beri Kemudahan
Senin, 02 Feb 2026, 17:10 WIBLubuk Basung - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat memberikan kemudahan untuk menerbitkan ijazah para penyintas bencana yang hilang akibat musibah banjir bandang dan tanah longsor yang melanda daerah itu pada akhir November 2025.
"Penyintas cukup datang ke sekolah asal dan bakal diberikan surat pengganti ijazah," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam Andri di Lubuk Basung, Senin (2/2).
Ia mengatakan surat pengganti ijazah yang hilang tersebut diterbitkan oleh sekolah asal para penyintas.
Saat ini, tambahnya, jumlah penyintas yang sudah mengurus ijazah tersebut belum diketahui, karena mereka datang langsung ke sekolah-sekolah.
"Data hanya ada di sekolah, karena mereka langsung melaporkan ke sekolah bersangkutan," katanya.
Ia menambahkan Kabupaten Agam dilanda banjir bandang, tanah longsor dan banjir di Kecamatan Palembayan, Tanjung Raya, Tanjung Mutiara, Malalak dan lainnya pada akhir November 2025.
Akibatnya, 166 warga meninggal dunia, belum ditemukan 36 orang, rumah rusak 2.619 unit dan lainnya.
Ia menyebut bencana itu juga mengakibatkan 67 sekolah mengalami rusak dari seluruh jenjang mulai dari PAUD, TK, SD, hingga SMP.
Pelatihan Keterampilan
Sebelumnya, pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat bakal mengadakan tujuh paket pelatihan bagi penyintas bencana dalam meningkatkan keterampilan dan sumber daya manusia mereka agar bisa membuka usaha baru.Â
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan Agam, Budi Perwira Negara di Lubuk Basung, mengatakan pelatihan keterampilan bakal diadakan pada Maret 2026.
"Pelatihan kita adakan di Balai Latih Kerja (BLK), di nagari atau desa," katanya.
Ia mengatakan ke tujuh pelatihan itu berupa pembuatan konten visual untuk media sosial, pembuatan roti dan kue dua paket.
Selain itu pembuatan konten pemasangan berbasis aplikasi smartphone, servis sepeda motor konvensional dan plate welder smaw 3G-UP/PF atau pelatihan pengelasan dan plate welder smaw FCAW 3G.
"Untuk peserta akan menyusul setiap paketnya dan peserta merupakan penyintas bencana yang mata pencariannya hilang dampak banjir bandang terjadi akhir November 2025," katanya.
Ia mengatakan tujuh paket pelatihan itu merupakan program dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan Agam untuk para penyintas bencana.
- Pemkab Agam
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Riset Akamai: GenAI Dorong Evolusi Edge
-
Pemkab Agam Bantu Pemulihan Sosial Ekonomi Korban Erupsi Gunung Marapi
-
Imbas Perubahan Iklim, Musim Berkembang Biak Penguin Antarktika Bergeser Drastis
-
Dukung Program MBG, Kementerian PU Tandatangani Kontrak Pembangunan 152 SPPG di 13 Provinsi
-
Kontainer Cengkeh Diduga Terpapar Radioaktif, Satgas Lakukan Pemeriksaan
-
Luka Modric Resmi Gabung AC Milan, Teken Kontrak hingga 2026
-
2,4 Juta Situs Judol Ditutup Kemkomdigi hingga 2 November 2025
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.